Pembangunan Rampung, Klenteng Poo An Kiong Blitar Kembali Difungsikan untuk Ibadah

Klenteng Poo An Kiong di Kota Blitar kembali difungsikan untuk ibadah umat Konghucu. Setelah kebakaran pada tahun 2021 lalu, bangunan lama dibongkar total pada 2022 dan saat ini sudah mulai rampung, sehingga kembali difungsikan.

04 Dec 2025 - 19:29
Pembangunan Rampung, Klenteng Poo An Kiong Blitar Kembali Difungsikan untuk Ibadah
Proses pemindahan sarana ibadah di Klenteng Poo An Kiong Kota Blitar pada Kamis (4/12/2025). (Foto: Ninda Kinanti)

BLITAR, SJP - Setelah empat tahun tidak digunakan pasca kebakaran hebat pada November 2021 lalu, Klenteng Poo An Kiong yang berada di Jalan Merdeka Barat, Kota Blitar akhirnya kembali difungsikan untuk ibadah umat Konghucu.

Proses pemindahan sarana prasana ibadah dari Klenteng Poo An Kiong dari lokasi sementara ke bangunan baru dilakukan pada Kamis (4/12/2025).

Sejak insiden kebakaran yang hampir meludeskan seluruh bangunan, Klenteng Poo An Kiong menjalani proses pembangunan yang cukup panjang.

Pembangunan baru secara menyeluruh kini hampir rampung, sehingga pengurus memutuskan memulai memindahkan sarana prasarana ibadah dari ruko sementara di Jalan Mawar ke bangunan baru.

"Tadi pagi sebelum pemindahan dilakukan ritual di Klenteng sementara. Setelah itu proses pemindahan ke bangunan baru," ujar Ketua I Yayasan Klenteng Poo An Kiong Alik Swan Kiang saat ditemui, Kamis (4/12/2025).

Menurut Alik, ada 18 patung dewa utama yang dipindahkan ke bangunan baru Klenteng Poo An Kiong. Mayoritas merupakan patung baru, mengingat banyak patung lama yang ikut terbakar dalam peristiwa pada November 2021 lalu.

Nantinya, patung baru akan diselaraskan. Artinya energi dari patung yang lama diambil, lalu dimasukkan untuk menyelaraskan patung yang baru.

Sementara untuk patung-patung lama yang masih tersisa rencananya akan di museumkan. Setelah proses pemindahan selesai, kegiatan ibadah di Klenteng Poo An Kiong bisa kembali dilaksanakan.

"Setelah ini, Klenteng Poo An Kiong sudah difungsikan kembali untuk kegiatan ibadah," kata dia.

Lebih lanjut Alik menambahkan pembangunan Klenteng Poo An Kiong berlangsung selama tiga tahun. Setelah terbakar pada November 2021 lalu, bangunan lama dibongkar total pada tahun 2022 dan proses pembangunan dimulai pada bulan Agustus di tahun yang baru.

Kini, bangunan baru Klenteng Poo An Kiong terdiri dari tiga lantai. Yakni basement sebagai lantai dasar, aula berada di lantai dua dan tempat ibadah utama berada di lantai tiga.

"Kalau bangunan dulu hanya lantai dasar dan ada lantai dua kecil di belakang. Sekarang yang baru ini tiga lantai. Anggaran pembangunan dari umat, kami juga belum menghitung totalnya. Sepenuhnya dari sumbangan umat Konghucu, termasuk para perantau asal Blitar yang sekarang menetap di Amerika, Australia dan Jerman," imbuhnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow