Pelestarian Budaya Lewat Posko Mudik: Konsep Kapal Ageng Pinatih di Gresik
Posyan mudik dihias bagai perahu Nyai Ageng Pinatih yang diyakini sebagai salah satu tokoh erat dengan sejarah budaya di Gresik. Berbagai fasilitas yang memanjakan pemudik. Pemudik bisa melepas lelah dengan alat pijat gratis, cek kesehatan gratis, toilet, hingga arena bermain untuk anak-anak.
GRESIK, SJP — Pelestarian kebudayaan dilakukan jajaran Polres Gresik, Jawa Timur dengan pendirian pos pelayanan (Posyan) mudik 2026 di kawasan Bunder.
Posyan mudik dihias bagai perahu Nyai Ageng Pinatih yang diyakini sebagai salah satu tokoh erat dengan sejarah budaya di Gresik.
Nyai Ageng Pinatih adalah saudagar perempuan kaya dan Syahbandar Pelabuhan Gresik yang berpengaruh pada abad ke-15.
Beliau dikenal sebagai ibu angkat Sunan Giri dan menggunakan jaringan perdagangan perahunya untuk dakwah Islam di Jawa.
Konsep perahu Nyai Ageng Pinatih diangkat kembali sebagai ikon sejarah, salah satunya digunakan sebagai tema Posyan Mudik di Bunder, tepatnya berada di depan Masjid K.H. Ahmad Dahlan, Kecamatan Cerme.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan pihaknya memilih tema Pos Pengamanan Mudik yakni Kapal Nyai Ageng Pinatih.
Pihaknya ingin mengajak masyarakat yang datang dari perantauan maupun melintas Kabupaten Gresik agar bisa mengambil nilai historis Kota Gresik.
"Karena beliau (Nyai Ageng Pinatih) adalah tokoh besar yang memiliki peran dalam penyebaran agama islam di Kota Gresik. Belau juga merupakan ibunda dari Sunan Giri," kata AKBP Ramadhan, Selasa (17/3/2026).
AKBP Ramadhan mengungkap, Pos Pelayanan ini bertema Kapal Nyai Ageng Pinatih dan menyediakan berbagai fasilitas yang memanjakan pemudik.
Pemudik bisa melepas lelah dengan alat pijat gratis, cek kesehatan gratis, toilet, hingga arena bermain untuk anak-anak.
"Ini semua kita sediakan untuk para pemudik yang melintas di Kabupaten Gresik," tambah Ramadhan.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, menambahkan diharapkan Posyan berbentuk kapal ini menjadi wujud pelestarian budaya sejarah kapal Nyai Ageng Pinatih di Gresik.
"Hanya Posyan ini saja desainnya berbentuk kapal Nyai Ageng Pinatih," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

