Operasi Pasar di Blitar Sediakan Bahan Pokok dengan Harga Jauh Lebih Murah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menggelar operasi pasar di Alun-Alun Kanigoro untuk menekan harga bahan pokok. Beras, minyak, dan telur dijual dengan harga lebih terjangkau.
BLITAR, SJP — Sejumlah bahan pangan dijual dengan harga lebih murah dibandingkan pasaran dalam operasi pasar di Alun-Alun Kanigoro, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 14 sampai 16 Agustus 2025.
Bahan pangan yang dijual meliputi beras, telur ayam, bawang merah, gula pasir, dan minyak goreng. Harga beras dijual sebesar Rp12.000 per kilogram atau Rp60.000 per kemasan 5 kilogram.
Harga ini jauh lebih murah daripada harga beras kualitas medium di pasaran yang umumnya Rp14.000 per kilogram. Gula pasir dijual seharga Rp15.000 per kilogram, padahal harga pasar sekitar Rp17.500 hingga Rp18.000.
Minyak goreng merek Minyakita dijual seharga Rp15.000 per liter. Telur ayam dijual seharga Rp25.000 per 17 butir, dengan berat lebih dari satu kilogram.
Sukarmanto, seorang peternak ayam petelur dari Blitar yang menjual telur di lokasi itu, mengaku membawa sekitar 6 kuintal telur. Penjualan ini bertujuan untuk membantu stabilitas harga.
"Telur ayam dijual dengan harga Rp25.000 per 17 butir, dan kalau ditimbang itu beratnya lebih dari 1 kilogram. Kalau sekarang di pasaran itu harganya sekitar Rp28.000 per kilogramnya," ujar Sukarmanto.
Sementara itu, bawang merah terpantau dijual seharga Rp36.000 per kilogram. Harga ini lebih murah dibandingkan pasaran yang berkisar antara Rp40.000 hingga Rp45.000.
Seorang petani asal Nganjuk bernama Akad yang menjual bawang merah mengatakan dirinya membawa 5 kuintal. Dia mengaku siap mengambil lagi jika dagangannya habis terjual.
"Saya bawa 5 kuintal, kalau habis nanti ambil lagi," ujar Akad. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

