Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Kediri Kota Petakan Titik Kerawanan
Salah satu bentuk kerawanan yang menjadi fokus utama di antaranya adalah peredaran petasan. Selain itu, petugas mewaspadai peningkatan tindak kriminalitas seperti pencurian dan kejahatan jalanan menjelang Idulfitri.
KOTA KEDIRI, SJP–Sebanyak 1.000 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Daerah (Pemda), dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait lainnya siap berpartisipasi dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 di Kota Kediri.
Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, mengungkapkan bahwa selama periode pelaksanaan operasi, sejumlah titik dan potensi kerawanan telah dipetakan.
Pemetaan tersebut meliputi titik kemacetan di pasar, pusat perbelanjaan, tempat wisata, hingga kawasan Alun-Alun Kota Kediri.
"Itu sudah kita disposisi semua," ungkap Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, Kamis (12/03/2026).
Untuk mengantisipasi tindak kejahatan, Polres Kediri Kota telah menyiapkan tim guna melakukan patroli bergerak (mobile) secara intensif.
"Wilayah timur, wilayah barat, kita sudah siapkan tim untuk mobile. Selama 24 jam kita laksanakan patroli," tambahnya.
Salah satu bentuk kerawanan yang menjadi fokus utama di antaranya adalah peredaran petasan. Selain itu, petugas mewaspadai peningkatan tindak kriminalitas seperti pencurian dan kejahatan jalanan menjelang Idulfitri.
"Banyak kejadian di beberapa daerah, merakit petasan lalu meledak. Kemudian dengan meningkatnya industri rumah tangga, kita waspadai kebakaran. Biasanya menjelang Idulfitri kejahatan meningkat, saya minta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan," jelasnya.
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 tersebut berlangsung di halaman Balai Kota Kediri, Kamis (12/03/2026). Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang bertindak sebagai pemimpin apel, melakukan pengecekan personel serta sarana dan prasarana yang akan digunakan selama operasi berlangsung.
Wali kota yang karib disapa Mbak Wali ini menekankan bahwa menghadapi musim mudik Lebaran diperlukan persiapan matang guna mengantisipasi lonjakan mobilitas, khususnya di Kota Kediri.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menitipkan empat pesan penting kepada seluruh pihak terkait.
Pertama, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesional. Kedua, menjaga integritas dan mematuhi seluruh prosedur operasional standar (SOP). Ketiga, mengutamakan pendekatan humanis serta persuasif agar kehadiran petugas dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Keempat, meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan menghindari sikap ego sektoral.
"Kita semua harus bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, dan kondusivitas di Kota Kediri. Terima kasih kepada Polri, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan terkait atas sinergisitasnya menyiapkan pengamanan di Kota Kediri," pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

