Niat Berteduh dari Hujan, Warga Kanigaran Kota Probolinggo Tewas Tertabrak Truk Oleng
Duka menyelimuti jalur Pantura siang tadi (12/2). Seorang pemotor asal Kanigaran, Sandung (56), meninggal dunia setelah ditabrak truk boks saat sedang berteduh di sebuah warung di Desa Banjarsari, Sumberasih.
KOTA PROBOLINGGO, SJP - Suasana hujan deras yang mengguyur wilayah Probolinggo pada Kamis (12/2/2026) berubah menjadi duka mendalam bagi keluarga Sandung (56).
Warga Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo tersebut harus kehilangan nyawa dalam sebuah kecelakaan maut di Jalan Raya Pantura, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih.
Ironisnya, korban mengembuskan napas terakhir justru saat ia mencoba mencari perlindungan dari air hujan di sebuah warung pinggir jalan.
Peristiwa memilukan ini terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Saat itu, Sandung yang tengah mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion dengan nomor polisi W 2508 YZ memutuskan untuk menepi. Ia memilih sebuah warung yang sedang tutup di sisi jalan sebagai tempat berteduh sementara, menunggu hujan mereda.
Namun, maut datang tak terduga dari arah berlawanan. Sebuah truk boks bernopol N 8980 RU yang dikemudikan oleh Indra Kusuma (18), warga Desa Temanggungan, melaju dari arah barat dan mencoba mendahului kendaraan di depannya.
Upaya menyalip tersebut berujung fatal. Truk kehilangan kendali, oleng ke arah selatan jalan, hingga menghantam sebuah kendaraan roda tiga pengangkut galon air sebelum akhirnya menyeruduk lokasi tempat Sandung berteduh. Benturan keras tersebut membuat nyawa Sandung tidak tertolong di lokasi kejadian.
"Jadi truk itu dari arah barat, saat menyalip tiba-tiba oleng dan menabrak kendaraan roda tiga, dan terakhir menabrak korban yang sedang ada di depan warung hingga tewas," ujar seorang saksi mata di lokasi, Aris Nugroho.
Saksi menambahkan bahwa posisi korban saat itu murni sedang beristirahat sejenak.
"Jadi korban yang tewas ini dari arah timur, dan saat hujan berhenti untuk berteduh," tambah Aris dengan nada prihatin.
Tak lama setelah kejadian, personel Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota tiba di lokasi guna mengevakuasi jenazah korban ke kamar mayat RSUD dr. Tongas.
Selain melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas juga mengamankan tiga kendaraan yang terlibat guna mencegah kemacetan panjang di jalur nasional tersebut. Sopir truk yang masih berusia belia kini tengah menjalani pemeriksaan intensif terkait insiden maut ini.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Muhammad Taufik, memberikan penjelasan awal mengenai penyebab kecelakaan yang menonjolkan faktor kesalahan manusia.
"Akibat kejadian ini, satu pemotor meninggal, dan untuk dugaan sementara kecelakaan ini karena kelalaian sopir truk saat membawa kendaraan," tegas Aipda Muhammad Taufik. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

