Sepekan Hilang di Laut Trenggalek, Jenazah Nelayan Munjungan Ditemukan di Perairan Gunungkidul
Jenazah warga Desa Tawing, Kecamatan Munjungan, ditemukan di perairan selatan Pantai Baron, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, atau sekitar 59 mil laut dari Pantai Ngampiran Kab. Trenggalek.
TRENGGALEK, SJP - Setelah tujuh hari dilakukan pencarian, nelayan asal Munjungan, Trenggalek yang dilaporkan hilang di Laut Selatan akhirnya ditemukan. Korban bernama Nur Juwadi (47) warga Desa Tawing, Kecamatan Munjungan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan selatan Pantai Baron, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, atau sekitar 59 mil laut dari Pantai Ngampiran Kabupaten Trenggalek.
Komandan Tim SAR Pos SAR Trenggalek, Nuryono mengatakan, korban ditemukan pada Rabu (3/9/2025) setelah hampir sepekan dilakukan upaya pencarian.
“Pagi tadi sekitar pukul 08.10 WIB, nelayan Pantai Baron melaporkan adanya penemuan jenazah yang ciri-cirinya sesuai dengan korban yang kita cari. Lokasinya sekitar dua mil laut dari Pantai Baron,” ungkap Nuryono.
Proses evakuasi jenazah dilakukan oleh nelayan setempat bersama Satlinmas Baron dan selanjutnya dikoordinasikan dengan Pos SAR Gunungkidul. Tim SAR gabungan kemudian membawa jenazah ke daratan dan dibawa ke RS Wonosari untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.
“Sekitar pukul 09.15 WIB pihak keluarga memastikan bahwa jenazah tersebut benar adalah Nur Juwadi,” jelas Nuryono.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup. Tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai unsur mulai dari Pos SAR Trenggalek, Polairud, TNI AL, Polsek Munjungan, hingga masyarakat nelayan dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat. Tanpa kerja sama lintas daerah dan dukungan masyarakat, pencarian ini tidak akan membuahkan hasil,” tegas Nuryono.
Sebelumnya, Nur Juwadi dilaporkan hilang setelah pergi melaut pada Rabu (27/8/2025) pagi untuk memeriksa jebakan benur di perairan Loah Barat Tales sekitar Pantai Ngampiran. Namun hingga siang hari ia tidak kunjung kembali. (*)
Editor : Danu S
Keluarga yang khawatir kemudian menerima kabar dari warga bahwa perahu jukung milik korban ditemukan terombang-ambing tanpa awak di Pantai Ngampiran.
What's Your Reaction?

