Motif Oknum ASN di Gresik Lempar Batu ke Bus Ternyata Gegara Sopir Ugal-ugalan
Pelaku merasa hampir tertabrak oleh bus yang melaju ugal-ugalan dan keluar dari marka jalan. Karena terbawa emosi dan merasa keselamatannya terancam, pelaku kemudian melempar batu ke arah bus.
GRESIK, SJP — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik berhasil mengungkap motif di balik aksi pelemparan batu terhadap armada Bus Trans Jatim Koridor IV di Jalan Raya Deandles, Kecamatan Manyar, Gresik.
Pelaku berinisial SD (50), yang diketahui berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) ini nekat melakukan aksi tersebut karena dipicu emosi.
Pelaku yang merupakan warga Kecamatan Sidayu ini diringkus petugas kurang dari 12 jam setelah insiden yang mengakibatkan kaca samping kanan bus pecah pada Kamis (15/1/2026).
Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat pelaku mengendarai sepeda motor dari arah Sidayu menuju Gresik Kota.
Berdasarkan keterangan pelaku, armada Bus Trans Jatim dari arah berlawanan melaju dengan kecepatan tinggi dan menyalip kendaraan lain hingga melanggar marka jalan.
"Pelaku merasa hampir tertabrak oleh bus yang melaju ugal-ugalan dan keluar dari marka jalan. Karena terbawa emosi dan merasa keselamatannya terancam, pelaku kemudian melempar batu ke arah bus," ujar AKP Arya, Jumat (16/1/2026).
Ia menambahkan, tindakan tersebut murni didasari oleh kekesalan pelaku terhadap pola mengemudi awak bus yang dinilai membahayakan pengguna jalan lain.
Menariknya, kasus ini memicu gelombang dukungan dari warganet setelah rekaman CCTV kejadian beredar luas di media sosial.
Video tersebut memperlihatkan bus Trans Jatim yang melaju kencang melawan arus demi menyalip kendaraan, memaksa pengendara sepeda motor, termasuk pelaku ini untuk menepi hingga ke bahu jalan.
Berbagai keluhan mengenai perilaku mengemudi sopir Trans Jatim pun membanjiri kolom komentar.
Akun @ameliaindahsari menyebutkan bahwa oknum sopir sering kali mengemudi secara ngawur meski tidak sedang mengejar setoran.
"Sering banget nemuin supir transjatim di jalan sopirnya ugal ugalan dan sering sekali mengambil lapak lawan arahnya. Padahal gak ngejar setoran, tapi ngawur banget kalau nyalip. Di video juga Keliatan kalau pemotor smpek mojok," tulis akun@ameliaindahsari.
"Sering numpak transiatim dan emano supir e yo sering ngawur kok. Gausah sampe koyok ngunu lah, bisa secara damai ae. Soale ya seng salah ga mek wong iku tok," tambah komentar akun lain bernama @yuniitta__.
Senada, akun @kru33krukru mendesak pihak pengelola untuk segera melakukan pembenahan internal karena cara mengemudi yang kasar kerap membuat penumpang merasa tidak nyaman dan mual.
"Sangat disavanakan bahwa officialtransjatim pengemudinya banyak yang ugal"an apalagi yg k3 jurusan Mojokerto—Gresik....anak"ku yg biasanya gpp berkendara kalo naik bis ini lgsg mual semua..yuk bisa yuk berbenah lebih baik lagi," tulis akun @kru33krukru.
Meski mendapatkan simpati dari sebagian publik karena latar belakang kejadian tersebut, pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan perusakan properti publik tetap merupakan pelanggaran hukum.
"Kami tetap memproses kasus ini sesuai prosedur yang berlaku. Namun, fakta mengenai pola mengemudi awak bus juga menjadi bagian dari pendalaman informasi dalam perkara ini," tutup AKP Arya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

