Misteri Ledakan di Rumah Polisi Mojokerto Terungkap, Tim Labfor Polda Jatim Temukan Bahan Petasan Klorat

Berdasarkan hasil swab yang dilakukan di pintu masuk TKP, ditemukan postitif bahan peledak.

14 Jan 2025 - 16:05
Misteri Ledakan di Rumah Polisi Mojokerto Terungkap, Tim Labfor Polda Jatim Temukan Bahan Petasan Klorat
Kapolres Mojokerto AKBP Irham Kustarto (tengah) bersama AKP Agus (kiri) saat jumpa pers. (Syaiful/SJP)

MOJOKERTO, SJP – Misteri ledakan rumah polisi di Kabupaten Mojokerto terungkap. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur (Jatim) dan Polres Mojokerto menguak sederet fakta dibalik ledakan yang menyebabkan guru ngaji dan anak balitanya tewas.

Berdasarkan hasil swab yang dilakukan di pintu masuk TKP menunjukkan postitif bahan peledak.

“Oksidator dan klorat u bagian dari atau isian dari bahan peledak kembang api atau sleng dor.  Jadi kenapa itu sangat rentan karena jenis klorat itu termasuk bahan peledak jenis unblosit jadi dia sangat rentan sekali jika kontak dengan panas, gesekan atau benturan," kata AKP Agus Santosa, Bidang Labfor Polda Jatim  dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Mojokerto, Selasa ((14/1/2025) siang. 

Namun, apa pemicu panas yang mengakibatkan ledakan, menurut AKP Agus Santosa, Labfor akan mendalami lebih lanjut.

Sementara, untuk hasil swab yang dilakukan pada kedua pakaian korban hasilnya negatif. Agus menyebut, kondisi pakaian yang dikenkan kedua jenazah ini masih utuh. 

“Dari Labfor juga melakukan swab pada baju korban maupun anak kita periksa, kita lihat periksa menggunakan alat hasilnya negatif tidak ada bekas bahan peledak disitu dan kondisi baju masih utuh,” tandasnya.

Kolaborasi Labfor Polda Jawa Timur dan Polres Mojokerto Ungkap Kasus

Kapolres Mojokerto AKBP Irham Kustarto mengatakan, pasca insiden maut tersebut, pihaknya bersama Bidang Labfor Polda Jawa Timur, Tim Inafis, Bidang Dokkes dan Tim Gegana Satbrimob serta gabungan Direktorat Kriminal Umum Polda Jawa Timur dan Satuan Reserse Kriminal Polres Mojokerto melakukan olah Tempat kejadian Perkara (TKP) hingga pukul 03.00 WIB.

“Kami sampaikan hasil olah TKP sampai dengan pukul 03.40 WIB kemudian kita melakukan analisa, tim Labfor melakukan pendalaman, demikian juga Bid Dokkes begitipun dengan kedokterannya terhadap korban, kami lakukan evaluasi,” kata AKBP Irham. 

Hasil olah TKP yang dilakukan, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. “Barang bukti yang ditemukan di TKP yang pertama ada 5 unit handphone, 1 lembar STNK, ada serpihan kertas, kemudian ada 3 buah slongsong sisa kembang api ses dor kalau orang sini mengatakan,” bebernya.

Selanjutnya, juga ditemukan 1 unit mesin cuci dalam kondisi rusak berat akibat ledakan, 4 buah kapasitor dalam kondisi rusak, kemudian 2 buah tabung elpiji ukuran 3 kilogram yang ditemukan sekitar pukul 01.00 WIB pada saat serpihan diratakan menggunakan alat berat.

Selain menemukan elpiji sebanyak 2 buah di dalam rumah, pihaknya juga menemukan 3 buah tabung elpiji yang ditemukan di luar rumah.

“Ada 3 buah tabung gas elpiji yang kita temukan pasca ledakan di sekitaran rumah, bukan di dalam rumah. Jadi ada tabung gas yang kami temukan di lokasi serpihan ada juga tabung gas yang kita temui di luar serpihan,” urainya.

Selain itu, ada rangkaian tape atau alat pemutar musik. Kapolres menyebut, selain aktif menjadi anggota Polri pemilik rumah sumber ledakan ini juga sering melakukan reparasi elektronik.

 “Karena yang bersangkutan juga memiliki kelebihan reprasi alat elektronik, yang bersangkutan tidak pernah memungut upah jasanya dari tetangga,” tandasnya.  (*)

Editor: Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow