Manfaatkan Long Weekend Januari, Wisatawan Gunung Bromo Membeludak

Membludaknya kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo, menandakan bahwa wisata tersebut benar-benar disukai masyarakat

27 Jan 2025 - 16:17
Manfaatkan Long Weekend Januari, Wisatawan Gunung Bromo Membeludak
Wisatawan di Gunung Bromo begitu terlihat memadati sisi lautan pasir. (Rahmad/SJP)

PROBOLINGGO, SJP - Long weekend liburan Isra Mikraj dan Imlek benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berlibur di destinasi wisata unggulan.

Salah satunya di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo. Para wisatawan begitu ramai hingga benar-benar membeludak.

Rupanya, hal itu juga bertepatan dengan akan ditutupnya wisata Gunung Bromo karena faktor tradisi dan budaya setempat, yakni Wulan Kapitu.

Berdasarkan catatan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ( BB-TNTBS), setidaknya 16.824 tercatat masuk ke kawasan Gunung Bromo selama empat hari.

Peningkatan jumlah wisatawan sudah terlihat sejak Sabtu (25/1/2025) yang mencapai 3.529 wisatawan.

Jumlah wisatawan yang berkunjung pada Jumat (24/1/2025) kemarin mencapai 1.951 orang. Rinciannya: 1.892 wisatawan domestik dan 59 turis asing.

"Pada Sabtu kemarin, ada 3.529 wisatawan. Rinciannya: 3.414 wisatawan domestik dan 115 wisatawan asing," kata Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha (TU) Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) Septi Eka Wardhani, Senin (27/1/2025).

Jumlah itu kian bertambah drastis pada Ahad kemarin yang mencapai 6.109 wisatawan. Terdiri dari 6.007 wisatawan domestik, dan 102 turis asing.

Hal ini membuat pengelola menambah kuota harian yang seharusnya mencapai 2.752 wisatawan per harinya, bertambah dua kali lipat.

Salah satu wisatawan, Luky, asal Jakarta mengaku jauh-jauh ke Gunung Bromo sengaja memanfaatkan long weekend. Ia pun bersama koleganya berangkat sejak Ahad kemarin.

"Memang niat ke Gunung Bromo apalagi liburan panjang. Terma besok juga akan ditutup, makanya buru-buru ke sini," ujar pria yang masih kuliah itu, Senin (27/1/2025).

Dia dan keluarganya mengaku begitu senang bisa mengunjungi Bromo. Hanya saja banyaknya wisatawan membuatnya agak kurang puas. 

"Bagus sih Bromo nya, tapi banyak banget ramai. Jadinya kurang menikmati, mungkin perlu ke sini lagi ya di lain waktu," ucapnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow