Maknai HUT ke-80 RI, Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan Ziarah ke Makam Pahlawan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, dan Wakil Bupati, Shobih Asrori, melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan. Kegiatan ini untuk memaknai Hari Kemerdekaan RI ke-80.

16 Aug 2025 - 20:09
Maknai HUT ke-80 RI, Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan Ziarah ke Makam Pahlawan
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menabur bunga di makam pahlawan sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa para pejuang. (Foto: Prokopim for SJP)

PASURUAN, SJP — Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dan Wakil Bupati Shobih Asrori, berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Bangil. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu (16/8/2025), menjelang Hari Kemerdekaan RI ke-80.

Ziarah diawali dengan upacara yang dipimpin Komandan Batalyon Kavaleri 8/NSW 2 Kostrad, Letkol Kav Dian Kriswijaya. Upacara diikuti oleh bupati dan wakil bupati Pasuruan, serta seluruh anggota forum pimpinan daerah (forpimda).

Di antaranya, Sekretaris Daerah (Sekda) Yudha Triwidya Sasongko; ketua DPRD, Kapolres Pasuruan, Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) 0819 Pasuruan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bangil, serta anggota forpimda lainnya.

Bupati Rusdi Sutejo menilai, ziarah dan tabur bunga ke makam pahlawan memiliki makna yang mendalam. Yakni, meneladani nilai-nilai perjuangan pahlawan merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

Ini kali pertama dia mengikuti acara sebagai Bupati Pasuruan. Dia merasakan suasana dan semangat perjuangan pahlawan.

“Terasa sekali suasananya serta semangatnya untuk melihat bagaimana nilai-nilai perjuangan para pahlawan yang dengan jerih payahnya merebut kemerdekaan dan dihadiahkan kepada kita yang sudah 80 tahun merdeka," kata Rusdi.

Dengan ziarah ini, Rusdi mengajak generasi muda untuk tidak melupakan jasa pahlawan. Caranya, dengan menghafal nama-nama pahlawan nasional dan cerita perjuangan mereka.

"Jangan sampai anak-anak kita lupa nama pahlawan nasional. Sebisa mungkin untuk bisa memahami bagaimana cerita perjuangan mereka dalam mengusir penjajah dan merebut kemerdekaan," harapnya.

Upacara diawali laporan komandan upacara, penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, dan doa. Upacara diakhiri penghormatan terakhir kepada arwah pahlawan.

Setelah upacara selesai, seluruh pejabat melakukan ziarah dan tabur bunga. Mereka mengelilingi makam pahlawan untuk memberikan penghormatan terakhir. (***)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow