Longsor dan Plengsengan Ambrol di Wilayah Poncokusumo Malang, Korban Nihil

Dua titik terdampak akibat hujan intensitas tinggi, BPBD pastikan kebutuhan darurat segera tertangani.

22 Nov 2025 - 19:28
Longsor dan Plengsengan Ambrol di Wilayah Poncokusumo Malang, Korban Nihil
Petugas BPBD Kabupaten Malang melakukan asesmen di lokasi rumah warga yang ambrol akibat longsor di Dusun Gubukklakah, Poncokusumo, Jumat malam. (Foto: Dok. BPBD Kabupaten Malang for SJP)

MALANG, SJP - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Poncokusumo pada Jumat sore hingga malam (21/11/2025), menyebabkan dua kejadian bencana yang berdampak pada rumah warga di Dusun Gubukklakah dan Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, melaporkan hari ini, bahwa longsor serta ambrolnya plengsengan penyangga tanah, yang memicu kerusakan pada bagian dapur, toilet, dan tembok penahan di dua lokasi.

“Kejadian dipicu intensitas hujan tinggi yang menggerus plengsengan dan struktur tanah. Kami sudah melakukan asesmen serta penanganan darurat di kedua titik,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).

Pada kejadian pertama di Dusun Gubukklakah, sekitar pukul 16.30 WIB kemarin sore, aliran air menghantam plengsengan setinggi satu meter dan lebar tujuh meter hingga menyebabkan longsor. 

Dampaknya, tembok belakang rumah milik warga bernama Paitu dan tembok toilet milik Senedi ambrol. 

Masing-masing keluarga terdampak terdiri dari empat jiwa dan dua jiwa, termasuk dua lansia serta satu balita. 

"Perkiraan kerugian mencapai Rp10 juta, sementara kebutuhan mendesak berupa terpal telah diajukan," terangnya.

Insiden kedua, lanjut Sadono, terjadi pada pukul 17.30 WIB di Desa Poncokusumo akibat plengsengan setinggi 12 meter dan panjang 15 meter yang roboh setelah tergerus aliran sungai Curah. 

Meski tidak ada korban jiwa, BPBD menyebut potensi longsor susulan masih ada sehingga warga diminta tetap waspada. 

“Cuaca di lapangan masih hujan sehingga potensi pergerakan tanah perlu diwaspadai. Hari ini kami jadwalkan karya bakti bersama unsur kecamatan, desa, dan relawan,” tambahnya.

Unsur yang terlibat antara lain BPBD Kabupaten Malang, Muspika Poncokusumo, perangkat desa, PMI, Tagana, KSB Mahameru, FPRB Balakarcana Pandansari, Marva Telekomunikasi, Buana Solusindo, hingga masyarakat setempat.

BPBD mengimbau warga Poncokusumo dan sekitarnya meningkatkan kewaspadaan selama puncak musim hujan, khususnya di wilayah yang memiliki kemiringan tinggi serta dekat aliran sungai serta terus waspada terhadap longsor susulan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow