Liga Nusantara: Gresik United Gandeng Psikolog untuk Keluar Jurang Degradasi
Tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini harus memenangkan pertandingan dalam dua laga ke depan guna memperbaiki posisi di klasemen. Dua laga pamungkas ini menjadi babak penentuan tim terjerumus babak play off degradasi. Gresik United saat ini berada di peringkat lima dengan 16 poin. Sementara Persebata Lembata di peringkat empat dengan 18 poin.
GRESIK, SJP — Gresik United semakin mendekati kemungkinan untuk terjebak di zona degradasi Liga Nusantara.
Manajemen pun mengambil langkah menggandeng tim psikolog untuk menambah suntikan mental bermain di dua laga terakhir.
Tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini harus memenangkan pertandingan dalam dua laga ke depan guna memperbaiki posisi di klasemen.
Dua laga pamunhkas ini menjadi babak penentuan tim terjerumus babak play off degradasi.
Gresik United saat ini berada di peringkat lima dengan 16 poin. Sementara Persebata Lembata di peringkat empat dengan 18 poin.
Kedua tim akan bertemu pada Rabu (21/1/2026) di lapangan Thor, Kota Surabaya, sama-sama bertekad menghindari zona degradasi.
Dibayang-bayangi tidak pernah menang, Gresik United harus keluar menyerang demi kemenangan.
Pelatih Gresik United, Andik Ardiansyah mengaku, selain menyiapkan taktik untuk dua laga tersisa, di luar lapangan manajemen juga menyiapkan mental bertanding anak asuhnya dengan mendatangkan tim psikolog.
"Untuk di luar lapangan kita pasti akan memberikan ya sedikit motivasi ke pemain. Kita bisa beberapa kali ada psikolog ya untuk membantu tim ini," kata Andik, Senin (19/1/2026).
Andik menyebut, tim psikolog ini penting sekali memberikan suntikan mental bertanding, di mana tim Gresik United mayoritas diisi oleh para pemain muda.
"Ya itu yang harus kita naikkan terus terkait mentalitas pemain. Dan untuk dua pertandingan ke depan, ya itu betul, jadi kita harus benar-benar evaluasi agar bisa memaksimalkan setiap permainan, setiap peluang, jadi kita bisa lolos dari degradasi," jelasnya.
Menurut Andik, tim pelatih menggelar evaluasi secara menyeluruh ditengah keterbatasan persiapan jelang pertandingan tanggal 21 Januari 2026.
"Jadi dengan waktu yang seminim ini kita akan berusaha untuk meningkatkan mentalitas pemain dan evaluasi tim juga. Mulai dari belakang, tengah, depan, gimana kita harus bisa memenangkan dua match terakhir besok ini," pungkasnya. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

