Liga Mahasiswa Bupati Cup 2026 Diawali Penghormatan Terakhir untuk Mendiang Rektor UIN KHAS
Liga Mahasiswa Bupati Cup 2026 saat ini masih dalam tahap penyisihan. Ada 10 tim dari universitas di Jember yang mengikuti kejuaraan ini, dan terbagi menjadi dua grup dengan masing-masing terdiri atas 5 tim atau universitas.
JEMBER, SJP — Kesebelasan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) dan Universitas Islam Jember (UIJ) memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Rektor Prof. Hepni sebelum pertandingan Liga Mahasiswa Bupati Cup 2026.
Manajer Tim UIN KHAS Jember, M. Daud Rhosyidy, menyampaikan bahwa penghormatan oleh semua pemain dilakukan sebelum pertandingan pukul 15.30 WIB dimulai di Stadion Notohadinegoro, kemarin.
"Sebenarnya digagas oleh mahasiswa pemain kami, terkait dari pada penghormatan kepada rektor kami. Kami dengan panitia Askab Jember dalam hal ini, terus difasilitasi terkait itu sebelum pertandingan dilakukan," katanya, Ahad (21/6/2026) kemarin.
"Mengheningkan cipta, doa bersama, sebagai bentuk penghormatan kepada rektor kami. Dilakukan oleh seluruh pemain yang bertanding, disana ada UIN KHAS dan UIJ serta official serta supporter," sambungnya.
Pria yang akrab disapa David tersebut menyampaikan, Liga Mahasiswa Bupati Cup 2026 saat ini masih dalam tahap penyisihan. Ada 10 tim dari universitas di Jember yang mengikuti kejuaraan ini, dan terbagi menjadi dua grup dengan masing-masing terdiri atas 5 tim atau universitas.
Bahkan sebelum laga ini dilaksanakan, atau seminggu sebelum kepergian Prof. Hepni, manajer tim dan pelatih sempat dipanggil dan dimintai keterangan.
"Jadi memang, seminggu sebelum beliau pergi, saya dipanggil dengan tim pelatih, pak rektor menanyakan terkait progres pelaksananaan pertandingan teman-teman ini," jelasnya.
"Kan sudah tiga pertandingan ini, bagaimana progresnya, kalau ada evaluasi seperti apa?. Saya sampaikan ke teman-teman sebelumya, ayo semangat ada pak rektor yang menanyakan ini dan begini," urainya.
Bahkan, Prof. Hepni juga berencana hadir dan ingin menyaksikan secara langsung di stadion tempat mahasiswanya bertanding.
"Ternyata beliau kepingin, pertandingan berikutnya menghadiri waktu pertandingan. Ternyata kok keduluan takdir, seperti itu. Teman-teman mahasiswa merasa kehilangan dalam hal ini, mau diberikan arahan dan sebagainya, kok tidak ketemu," kisahnya.
Karena ketidakhadiran itulah, para pemain berinisiatif memberikan penghormatan kepada almarhum Prof. Hepni dengan membawa fotonya ke lapangan hingga mengenakan pita hitam di lengan pemain.
"Diapresiasi oleh panitia, dalam hal ini Askab Jember. Kita diseremonikan, untuk penghormatan pak rektor. Bentuk penghormatan itu, kami pemain semua memakai pita hitam di lengan dan membawa foto pak rektor, pada saat seremoni kedepan tadi," pungkasnya. (***)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

