Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun, Pencari Pakan Ternak di Trenggalek Diduga Jatuh dari Pohon Nangka

Polsek Durenan melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan awal terhadap jenazah korban. Dari hasil pemeriksaan luar, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

21 Jun 2026 - 21:37
Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun, Pencari Pakan Ternak  di Trenggalek Diduga Jatuh dari Pohon Nangka
Lokasi kejadian warga meninggal dunia diduga akibat terjatuh dari pohon saat mencari pakan ternak di Desa Pakis, Kecamatan Durenan, Trenggalek. (Istimewa)

TRENGGALEK, SJP - Seorang warga Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, ditemukan meninggal dunia di area kebun di Dusun Pucang, Desa Pakis pada Minggu (21/6/2026) sore. Korban diduga mengalami kecelakaan saat memanjat pohon nangka di kebun miliknya tersebut.

Korban diketahui bernama Sulaiman (55), warga Dusun Lotekol, Desa Malasan, Kecamatan Durenan. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang sejak pagi menunggu kepulangan korban dari aktivitas rutinnya mencari pakan ternak.

Kapolsek Durenan, AKP Muhammad Faiz Faisal, mengatakan pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WIB, korban berpamitan kepada keluarganya untuk mencari pakan ternak di kebun keluarga yang berada di Desa Pakis. Namun hingga sore hari, korban tak kunjung kembali ke rumah.

"Salah seorang anggota keluarga berinisiatif mencari korban ke lokasi yang biasa digunakan untuk mencari pakan ternak. Setibanya di kebun sekitar pukul 16.30 WIB, saksi menemukan korban sudah tergeletak di bawah pohon nangka," ujar AKP Muhammad Faiz Faisal.

Mengetahui kondisi tersebut, saksi segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Durenan. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan awal terhadap jenazah korban. Dari hasil pemeriksaan luar, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Namun ditemukan luka pada bagian belakang kepala yang diduga akibat benturan keras saat terjatuh. Selain itu, terdapat pendarahan dari kedua telinga yang juga mengindikasikan adanya benturan pada bagian kepala.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menyimpulkan bahwa korban diduga meninggal dunia akibat kecelakaan terjatuh dari atas pohon nangka.

"Dari hasil pemeriksaan di lokasi dan pemeriksaan luar terhadap jenazah, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga terjatuh dari pohon nangka yang dipanjatnya sehingga mengalami benturan pada bagian kepala yang menyebabkan meninggal dunia," terang AKP Muhammad Faiz Faisal.

Kapolsek menambahkan, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi.

"Keluarga korban telah menerima peristiwa ini sebagai musibah. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya. (*)

Editor: Danu

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow