Liburan Berujung Mencekam, Wisatawan Asal Surabaya Jadi Korban di Wediawu Malang

Kericuhan di kawasan wisata selatan Malang picu korban luka dan kerusakan kendaraan, aparat bergerak cepat mengamankan situasi serta memburu pihak terlibat.

05 May 2026 - 18:58
Liburan Berujung Mencekam, Wisatawan Asal Surabaya Jadi Korban di Wediawu Malang
Petugas menunjukkan kerusakan kaca mobil wisatawan yang diduga menjadi sasaran aksi kekerasan di kawasan Pantai Wediawu, Malang. (Foto : Istimewa)

MALANG, SJP — Suasana liburan di kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, mendadak berubah mencekam. Rombongan wisatawan asal Surabaya yang tengah beristirahat di sekitar lokasi justru menjadi korban dugaan aksi kekerasan yang terjadi pada Selasa (5/5/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut tidak hanya menimbulkan korban luka, tetapi juga kerusakan pada sejumlah kendaraan milik rombongan. Situasi di lokasi sempat memanas sebelum akhirnya aparat kepolisian turun tangan melakukan pengamanan.

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengungkapkan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan segera mengerahkan petugas ke tempat kejadian perkara (TKP).

“Begitu laporan masuk, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal serta memastikan situasi tetap kondusif,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Dari hasil penanganan sementara, tercatat enam orang mengalami luka-luka. Selain itu, enam unit kendaraan roda empat milik wisatawan juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa itu, seperti potongan kayu, batu, serta botol minuman keras.

Hingga kini, aparat masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian serta pihak-pihak yang terlibat.

“Proses penyelidikan masih berjalan. Kami terus mengumpulkan keterangan dari para saksi dan mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi,” tegas Bambang.

Polisi juga melakukan langkah lanjutan dengan menelusuri kemungkinan keterlibatan sejumlah pihak, sekaligus memastikan keamanan para wisatawan yang menjadi korban.

Sebagai langkah preventif, aparat turut memberikan pengawalan kepada rombongan wisata untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow