Ledakan Petasan di Kediri, Istri dan Anak Korban Selamat

Saat itu, Anton memasukkan serbuk petasan ke dalam selongsong di ruang tamu. Sedangkan anak dan istri korban yang sedang hamil, tengah berada di kamarnya.

24 Mar 2025 - 22:29
Ledakan Petasan di Kediri, Istri dan Anak Korban Selamat
Ledakan yang Besar Hancurkan Rumah Korban (wawan/sjp)

KEDIRI, SJP – Ledakan petasan terjadi di rumah Anton Nugroho (32) warga Dusun Pujomarto Desa Ketawang Kecamatan Purwoasri Kediri. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (23/3/2025) malam itu, membuat rumah korban hancur.

Korban dilarikan ke RSUD Kabupaten Kediri akibat terkena ledakan hebat itu. Sementara saat peristiwa terjadi, di rumah korban saat itu ada anak dan istrinya. Beruntung, anak dan istri korban selamat.

Kaspur Kepala Dusun Pujomarto menjelaskan korban saat itu tengah membuat petasan yang rencananya akan dinyalakan saat lebaran nanti. Saat itu, Anton memasukkan serbuk petasan ke dalam selongsong di ruang tamu. Sedangkan anak dan istri korban yang sedang hamil, tengah berada di kamarnya.

“Istri sama anaknya selamat, tidak apa-apa. Korbannya hanya Anton saja yang terkena ledakan,” ujar Kaspur.

Kaspur menambahkan, Anton sehari-hari bekerja sebagai satuan pengaman (satpam) di MTS Purwoasri. Saat itu, dirinya tengah membuat petasan untuk persiapan lebayran. Kaspur memastikan, petasan itu tidak dijual dan biasanya dinyalakan usai Salat Idulfitri.

“Petasan itu dibuat dengan cara urunan (iuran) dari pemuda-pemuda, biasanya dinyalakan setelah salat id,” tutur Kaspur.

Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kabupaten Kediri, Binti Ratna Khomsiyatin mengatakan, kondisi korban dari sisi medis tidak bisa dikatakan ringan karena luka bakarnya cukup luas.

“Info dari dokter jaga, luka bakar korban mencapai 68,5 persen. Itu sudah grade 2, perlu perawatan intensif,” kata Binti.

Binti Ratna menambahkan, luka bakar yang dialami pasien tersebut bilamana tidak dirawat dengan baik, maka bisa menjadi grade 3.

Dia menyebut, pasien mengalami luka bakar hampir seluruh tubuh yakni pada bagian wajah, ekstremitas paha kanan, dada, dan punggung. Meski begitu, luka yang parah adalah bagian wajah sehingga perlu penanganan intensif.

“Tadi saya coba cek ke ruangan untuk saluran nafasnya agak cepat, tapi secara umum nafasnya masih bagus meskipun ada luka bakar,” pungkasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow