Ledakan Pabrik Tahu di Pakisaji, Polisi Paparkan Kronologi Kejadian

Polisi mengungkap kronologi ledakan pabrik tahu di Pakisaji Malang yang menewaskan satu pekerja, diduga dipicu tekanan uap berlebih pada ketel.

31 Jan 2026 - 21:16
Ledakan Pabrik Tahu di Pakisaji, Polisi Paparkan Kronologi Kejadian
Salah seorang petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi ledakan pabrik tahu di Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (31/1/2026). (Foto : Istimewa)

MALANG, SJP – Kepolisian membeberkan kronologi peristiwa ledakan yang terjadi di sebuah pabrik tahu di Dusun Krajan, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (31/1/2026) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang pekerja meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan awal kepolisian, peristiwa ledakan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat aktivitas produksi tahu baru dimulai. Korban diketahui bernama Purnomo (46), warga Desa Wajak, Kabupaten Malang, yang bekerja sebagai operator tungku pemanas ketel.

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menjelaskan, saat kejadian korban tengah menyalakan tungku ketel pemanas yang berfungsi menghasilkan uap untuk proses produksi tahu.

“Korban saat itu menyalakan tungku ketel menggunakan kayu bakar. Diduga terjadi tekanan uap dan suhu panas berlebih di dalam ketel yang kemudian memicu ledakan,” ujar AKP Bambang Subinajar, Sabtu (31/1/2026).

Ledakan yang cukup kuat tersebut menyebabkan korban terpental beberapa meter dari titik ketel. Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Menindaklanjuti kejadian itu, aparat kepolisian segera mendatangi lokasi guna melakukan penanganan awal dan pengamanan area sekitar pabrik.

“Petugas Polsek Pakisaji bersama Unit Reskrim dan Tim Inafis Satreskrim Polres Malang telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan lokasi untuk kepentingan penyelidikan,” lanjutnya.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban kemudian dievakuasi dan direncanakan menjalani visum di RS Saiful Anwar, Kota Malang.

AKP Bambang menambahkan, bahwa hingga saat ini kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti ledakan, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun faktor teknis lainnya.

“Kami masih mendalami peristiwa ini untuk memastikan penyebab utama kejadian. Fokus kami saat ini adalah penyelidikan dan kelengkapan administrasi,” tutupnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow