Komplotan Curanmor Bersenpi Beraksi di Gresik, Polisi Buru Empat Pelaku

Modus yang digunakan kelompok ini cukup mengkhawatirkan karena para pelaku diduga membawa senjata api saat melancarkan aksinya.

13 Dec 2025 - 14:00
Komplotan Curanmor Bersenpi Beraksi di Gresik, Polisi Buru Empat Pelaku
Ilustrasi pencurian kendaraan bermotor. (Tiwa/SJP)

GRESIK, SJP — Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diduga disertai dengan penggunaan senjata api (senpi) terekam kamera pengawas (CCTV) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Kepolisian Resor (Polres) Gresik saat ini tengah memburu empat orang yang diduga kuat tergabung dalam komplotan tersebut.

Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik, Ipda Andi Muh Asyraf Gunawan, mengatakan pihaknya telah menerima tiga laporan kasus curanmor dengan lokasi yang berbeda dan pola kejahatan yang serupa.

"Dua kejadian terjadi di Kecamatan Kebomas dan satu di wilayah Kecamatan Kota. Total ada tiga unit sepeda motor yang dibawa kabur," kata Ipda Asyraf, Sabtu (13/12/2025).

Ia menjelaskan, dari hasil pendalaman yang dilakukan, para pelaku beraksi menggunakan dua unit sepeda motor. Mereka menyasar lokasi seperti rumah indekos atau perumahan yang minim pengawasan.

Modus yang digunakan kelompok ini cukup mengkhawatirkan karena para pelaku diduga membawa senjata api saat melancarkan aksinya.

"Modusnya cukup identik, dan dari keterangan para saksi, para pelaku terlihat membawa senjata api saat beraksi," jelasnya.

Polisi menduga kuat komplotan ini memiliki keterkaitan dengan jaringan curanmor yang berasal dari wilayah Madura.

Saat ini, Satreskrim Polres Gresik telah menetapkan empat pelaku sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Pihak kepolisian meminta waktu untuk melakukan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

"Empat pelaku sudah kami tetapkan sebagai DPO. Mohon waktu bagi kami untuk mengembangkan penyelidikan. Tidak menutup kemungkinan mereka juga beraksi di wilayah lain," imbuh Ipda Asyraf.

Salah satu korban, Ariyanto, warga Banjarnegara yang indekos di Kelurahan Gending, Kebomas, menceritakan kehilangan motor Honda PCX berpelat nomor B 3372 UHY saat terparkir di halaman indekosnya.

Melalui rekaman CCTV, Ariyanto mengetahui bahwa komplotan tersebut beraksi sekitar pukul 03.00 dini hari.

"Prosesnya cepat sekali, tidak sampai lima menit. Pelaku juga memakai kunci khusus untuk membobol motor saya," tutup Ariyanto. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow