Kisah Mantan Penyiar Radio yang Kini Sukses di Bidang Fashion dan Kecantikan

Memiliki skill berbicara di depan pendengar, menjadikan dirinya percaya diri dalam memasarkan produk usahanya saat ini di media sosial. Ya, Pipit sapaan akrabnya, kini sukses menjadikan Ayyana Mode usaha miliknya melejit, dengan bermodal pemasaran live tik tok.

25 May 2024 - 15:00
Kisah Mantan Penyiar Radio yang Kini Sukses di Bidang Fashion dan Kecantikan
Pipit Saat Memasarkan Produknya Melalui Pasar Media Sosial (Wawan/SJP)

Kabupaten Kediri, SJP - Muji Rahayu mungkin tidak akan pernah melupakan pengalamannya saat menjadi penyiar radio. Karena dari situlah awal mula kesuksesan perempuan asal Kediri ini tertata.

Memiliki skill berbicara di depan pendengar, menjadikan dirinya percaya diri dalam memasarkan produk usahanya saat ini di media sosial.

Ya, Pipit sapaan akrabnya, kini sukses menjadikan Ayyana Mode usaha miliknya melejit, dengan bermodal pemasaran live tik tok.

Berbagai produk fashion miliknya, telah memenuhi pasar dalam negeri maupun manca negara. Dengan memberdayakan sejumlah warga sekitar tempat tinggalnya di Bukit Podang Residence, produk fashion milik Pipit terus dipasarkan melalui media sosial.

Kepuasannya tidak cukup sampai di situ saja. Pipit kini telah merambah ke bidang Kecantikan yakni produk Body Care, yang baru saja rampung digarapnya.

Produk Body Care Pifa Beauty milik pipit kini telah terjual ribuan paket ke seluruh Indonesia. Menariknya, produk tersebut terjual sebelum dilaunching secara resmi.

Tetapi perjalanan karir Owner Pifa Beauty ini cukup berliku. Dari penyiar radio, perkayuan dan pertambangan hingga menemukan jalur fashion yang digemarinya dari masa kanak-anak.

Kisah ibu satu anak ini bermula dari usaha fashion yang ia rintis sejak 2014 lalu. Perempuan kelahiran Tulungagung, Jawa Timur ini mempunyai produk garmen Ayyana Mode yang kini sudah membanjiri sejumlah mall besar di Indonesia.

Pipit mengaku, bakatnya di dunia mode sudah menonjol sejak kecil. Ketika duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK), putri pendiri Yayasan Taman Pendidikan Rahmat Kota Kediri itu memiliki hobi menggambar desain pakaian.

“Kebanyakan teman menggambar pemandangan. Tetapi saya sudah menggambar desain baju. Lengkap dengan motif-motifnya sewaktu masih TK,” tutur perempuan 49 tahun itu.

Perempuan yang pernah kuliah pada jurusan akuntansi Universitas Merdeka Malang untuk beberapa semester sebelum akhirnya pindah ke Universitas Pawiyatan Daha Kediri itu kemudian bekerja sebagai penyiar radio.

Hanya dua tahun Pipit berkecimpung di dunia broadcasting. Tahun 2003, ia memutuskan untuk pindah kerja. Dia bermaksud melanjutkan dunia usaha yang pernah digeluti oleh sang ayah yakni, bidang perdagangan.

“Saya bekerja di bidang usaha perdagangan perkayuan dan pertambangan cukup lama hingga tahun 2010. Perusahaan tersebut ada di Sulawesi dengan membawahi ratusan karyawan,” beber istri Firman itu.

Gaji besar dengan segala fasilitas yang diberikan, ternyata tidak membuat Pipit menemukan dunianya yang sesungguhnya. Dari situlah ia mulai merintis usaha pribadi di dunia fasion, pada tahun 2014. Produk garmen andalannya adalah Ayyana Mode.

Brand fashion milik Pipit membanjiri mall di kota-kota besar. Paling utama di Makassar, Sulawesi Selatan. Tak berhenti disitu, Pipit kemudian mengembangkan usahanya dengan memproduksi barang kencantikan dibawah label ‘Pifa Beauty’.

“Alhamdulillah saat ini sudah banyak produksi produk kecantikan dan dapat izin (BPOM). Ini berkat usaha kerja keras dan doa orang tua yang selalu mendukung penuh saya,” jelasnya.

Pipit bersyukur. Dari usahanya tersebut, dia bisa membahagiakan orang tuanya.

“Semua itu berkat doa bapak ibu saya dan orang-orang tersayang,” imbuh Pipit.

Kini, produk usaha Pipit sudah membanjiri pasar dalam negeri. Mulai dari Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, NTT, Papua. Bahkan, barang buatannya sudah tembus Taiwan dan Hongkong.

“Saya ingin memberdayakan UMKM dan meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya Kediri. Semoga produk saya semakin digemari dan diminati kalangan muda karena produk ini bisa untuk laki-laki dan perempuan,” pungkasnya. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow