Khitan Gembira di Grand Mercure Malang Menyulam Senyum di Wajah Anak Difabel dan Yatim Piatu
Grand Mercure Malang Mirama Hotel menggandeng Kementerian Sosial RI, ATENSI, dan Omah Gembira untuk menyelenggarakan khitan massal gratis bagi anak-anak penyandang disabilitas dan yatim piatu.
MALANG, SJP – Suasana hangat penuh kasih menyelimuti ballroom Grand Mercure Malang Mirama dalam acara khitan massal pada Ahad (13/4/2025).
Tangis anak-anak yang dikhitan bukan tangis biasa. Itu merupakan tangis yang saat mereka dewasa nanti akan dikenang sebagai sebuah tangis syukur.
Senyum bahagia dari sanak famili dan kerabat dekat pun tak mampu disembunyikan. Mereka bukan merayakan tindakan medis, mereka sedang merayakan cinta dan kasih sayang.
Hotel bintang lima ini kembali menggandeng Kementerian Sosial, ATENSI, dan Omah Gembira untuk menyelenggarakan khitan massal gratis bagi anak-anak disabilitas dan yatim piatu.
Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama, Sugito Adhi mengatakan, kegiatan ini merupakan kali kelima yang digelarnya.
Kegiatan bertajuk Khitan Gembira itu diikuti oleh 100 peserta. Jumlah itu meningkat dari sebelumnya. Mereka merupakan anak yatim piatu dan penyandang disabilitas dari kawasan Malang Raya.
“Melalui Khitan Gembira, kami tidak hanya ingin memberikan layanan kesehatan gratis. Kami ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian, bahwa masih ada banyak tangan yang siap merangkul,” ujarnya, Ahad (13/4/2025).
Dia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan program corporate social responsibility (CSR) yang memang dirancang sebagai sebuah kegiatan amal bagi sesama.
Dengan atmosfer kegiatan yang hangat dan penuh kegembiraan, anak-anak tidak hanya diberi pengobatan, tetapi juga penguatan semangat dan kepercayaan diri.
Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemensos, Fatma Saifullah Yusuf turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dia memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak yang dikhitan.
Dalam sambutannya, istri Mensos Syaifullah Yusuf itu memuji kepedulian Grand Mercure Malang Mirama yang selalu aktif memberi dukungan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.
“Kegiatan seperti ini memberi harapan nyata, bahwa inklusi sosial bukan sekadar wacana, tapi bisa diwujudkan lewat aksi nyata yang berkelanjutan,” katanya.
Apresiasi juga datang dari perwakilan Balai Besar Soeharso yang turut memberikan bantuan asistensi rehabilitasi sosial kepada peserta. Kolaborasi ini diharap terus berjalan dan menyentuh lebih banyak kehidupan masyarakat. (***)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

