Kepala BKPSDM Gresik Bantah Terlibat Skandal SK ASN Palsu

Ia mengaku tidak mengenal sosok AT yang disebut-sebut sebagai orang dekatnya. Para korban menyebut telah melakukan pembayaran kepada AT sebagai uang pelicin untuk diterima menjadi ASN, namun SK yang digunakan ternyata palsu.

21 Apr 2026 - 15:20
Kepala BKPSDM Gresik Bantah Terlibat Skandal SK ASN Palsu
Kepala BKPSDM Gresik, Agung Endro Utomo. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP — Terseret dalam skandal rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menggunakan Surat Keputusan (SK) pengangkatan palsu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, buka suara.

Ia mengaku tidak mengenal sosok AT yang disebut-sebut sebagai orang dekatnya. Para korban menyebut telah melakukan pembayaran kepada AT sebagai uang pelicin untuk diterima menjadi ASN, namun SK yang digunakan ternyata palsu. 

"Tidak tahu (sosok AT), ya dulu kan ASN," kata Agung, saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2026).

Meski mengaku tidak mengenalnya, Agung mengetahui bahwa sosok AT merupakan mantan pegawai ASN Pemkab Gresik. Sosok AT tersebut pernah menjabat di bagian Kesejahteraan Pemkab Gresik sebelum diberhentikan karena dugaan kasus serupa.

Sosok AT belum diketahui keberadaannya sampai saat ini. Mengenai pencatutan namanya dalam kasus ini, Agung menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. 

"Silakan semua bisa berstatemen begitu, tapi yang jelas kita sudah serahkan semuanya ke aparat penegak hukum," jelasnya.

Ditanya mengenai pelaku pemalsuan dokumen, Agung menyebut belum mengetahuinya. Menurut dia, hal tersebut sudah menjadi kewenangan pihak kepolisian. "Kita belum tahu siapa pelakunya. Yang jelas kita sudah melaporkan adanya dokumen pemalsuan," tambahnya.

Saat ini, pihaknya mengaku sudah menjalani proses pemeriksaan setelah pelaporan dilakukan pada 10 April 2026. 

"Hasil dari APH nantinya akan digunakan oleh pihak Pemkab untuk memberikan sanksi jika ada ASN yang terlibat," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Agus Priyono, pegawai aktif Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Gresik yang terseret skandal SK ASN palsu, menyatakan bahwa seluruh dokumen fiktif tersebut bersumber dari seorang mantan ASN berinisial AT.

Ia mengklaim sebagai korban penipuan lantaran anak dan kerabatnya sudah membayar uang ratusan juta rupiah, namun SK yang diberikan ternyata palsu. 

Kedekatan sosok AT dengan Kepala BKPSDM Gresik, Agung Endro Utomo, menjadi alasan korban percaya dan rela membayar uang untuk menjadi pegawai ASN. Agus menyebut dana pembayaran korban mengalir ke pihak AT dan Kepala BKPSDM. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow