Jelang Kepulangan ke Tanah Air, Dua Jemaah Haji Asal Jombang Wafat di Tanah Suci
Jemaah haji asal Jombang direncanakan datang ke tanah air pada Selasa (17/6/2025).
JOMBANG, SJP—Menjelang kepulangan dari tanah suci pada Selasa (17/6/2025), dua jemaah haji asal Jombang meninggal dunia. Terbaru jemaah haji asal Dusun Sawahan, Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, Shodiqin Usman dinyatakan meninggal dunia.
Jasad Shodiqin Usman dari Kloter 19 langsung dimakamkan di komplek pemakaman Syaraya, Makkah. Dia menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis (12/6/2025) di Saudi National Hospital, Makkah, setelah menjalani perawatan intensif akibat pneumonia selama kurang lebih dua pekan.
Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, Muhajir membenarkan adanya satu jemaah haji dinyatakan meninggal di tanah suci.
“Benar, kami menerima laporan satu jemaah kembali wafat. Jadi total sudah dua jemaah haji asal Jombang yang meninggal di Tanah Suci,” ucapnya saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat (13/6/2025).
Pihak Kemenag Jombang juga menghaturkan belasungkawa. Doa terbaik untuk almarhum Shodiqin Usman.
"Kami berdoa semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran serta kekuatan," ungkapnya.
Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Thoriqul Jannah, H. Zulfikar Damam Ikhwanto Adhim menyampaikan, pihaknya turut mendampingi pengurusan jenazah.
Mulai dari pelaksanaan salat jenazah hingga prosesi pemakaman yang dilakukan di kompleks Pemakaman Syaraya, Makkah.
Sebelumnya, satu jemaah haji atas nama Imam Sucitro (49), asal Dusun Sidomulyo, Desa Pucangro, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, dikabarkan meninggal dunia saat menjalani proses ibadah haji.
Jemaah haji kloter 18 Embarkasi Surabaya itu dinyatakan meninggal dunia karena gagal jantung. Meski upaya medis dilakukan oleh tenaga dokter haji Indonesia dan membawa Imam ke Rumah Sakit Al Shifa Hospital Makkah.
Kepala Kemenag Jombang Muhajir melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Ilham Rohim menyampaikan kronologis kejadian jemaah haji Indonesia dari Jombang meninggal dunia.
Menurutnya, saat itu Imam pergi memotong rambut ke sebuah barbershop atau tukang pangkas rambut setelah tuntas melakukan rangkaian rukun haji, Senin (09/06/2025) kemarin. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

