Jelang Iduladha, Penjualan Hewan Kurban di Gresik Mulai Bergeliat
Perayaan Iduladha merupakan momentum yang ditunggu-tunggu bagi para peternak untuk menjajakan hewan kurban. Memiliki pangsa pasar cukup bagus, peternak di sejumlah daerah mulai menjajakan hewan kurban ke Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
GRESIK, SJP — Penjualan hewan kurban di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mulai bergeliat menjelang Hari Raya Iduladha, Rabu (28/5/2025). Sejumlah peternak dari luar daerah pun turut menyerbu daerah berjuluk Kota Santri ini untuk menjajakan hewan kurban. Adapun penjualan para peternak kini sudah mulai laris diburu pembeli.
"Alhamdulillah sudah laku lima ekor kambing dan dua ekor sapi," kata salah seorang peternak asal Probolinggo, Sukir, saat menjajakan hewan kurban di bekas rel kereta api Jalan Dr Soetomo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Rabu (28/5/2025).
Sukir mengatakan, dari Kabupaten Probolinggo membawa sebanyak 5 ekor sapi dan 30 kambing ke Kabupaten Gresik. Ia mengaku, setiap tahun perayaan hari raya Iduladha selalu menjajakan hewan kurban ke luar kota.
Apabila tahun kemarin ke Sidoarjo, namun dalam perayaan hari raya kurban ini menyasar Kabupaten Gresik yang dinilai punya pasar yang besar. Menurut dia, permintaan hewan kurban di Kabupaten Gresik ini terhitung ramai dibandingkan daerah-daerah lainnya.
"Ya termasuk ramai, biasanya di daerah Sidoarjo ramai laku dalam lima hari mendekati hari raya. Kalau disini, kurang sepuluh hari ini sudah laku," jelasnya.
Sejumlah perawatan dilakukan para peternak untuk menjajakan hewan kurban agar selalu sehat. Para hewan kurban sapi maupun kambing akan diberikan vitamin dan obat apabila ada gejala sakit.
"Kita pastikan hewannya sehat semua," tambahnya.
Lanjut dia, harga hewan kurban masih dalam kategori stabil. Ia menjajakan hewan kurban mulai Rp 22 juta - Rp 29 juta per ekor.
"Kalau kambing dijual dari harga Rp 3 juta sampai Rp 5,5 juta," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

