Jelang Berangkat, JCH Asal Kota Blitar Masih Menunggu Puluhan Koper
Menjelang keberangkatan ke tanah suci, persiapan terus dimatangkan oleh Kantor Kementrian Haji dan Umrah. Hingga saat ini, Kemenhaj Kota Blitar masih menunggu distribusi 35 unit koper milik JCH asal Kota Blitar.
KOTA BLITAR, SJP - Menjelang keberangkatan ke tanah suci, jemaah calon haji (JCH) Kota Blitar masih harus menunggu kelengkapan logistik berupa koper.
Hingga Senin (27/4/2026), sebanyak 35 koper belum diterima oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Blitar.
Dari total kebutuhan, baru 127 koper yang telah diterima dan dibagikan kepada para jemaah. Sementara sisanya masih dalam proses pengiriman dari Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Blitar, Purnomo, mengatakan, distribusi koper sudah dilakukan secara bertahap kepada JCH.
"Koper sudah kami bagikan sejak kemarin dan hari ini, tetapi masih kurang 35 unit. Kami masih menunggu kiriman dari Kanwil," ujarnya, Senin (27/4/2026).
Meski masih ada kekurangan, Purnomo memastikan kesiapan administrasi para jemaah telah tuntas.
"Untuk administrasi seperti paspor dan visa semuanya sudah selesai. Saat ini jemaah fokus pada persiapan barang bawaan," katanya.
Ia mengingatkan para jemaah untuk memperhatikan batas maksimal barang bawaan, yakni 32 kilogram untuk koper besar dan 7 kilogram untuk koper kabin.
Sementara itu, jumlah JCH Kota Blitar tahun 2026 tercatat sebanyak 162 orang. Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya 160 orang, setelah dua jemaah cadangan dipastikan ikut berangkat.
"Sekarang totalnya 162 jemaah. Ada tambahan dua orang dari cadangan yang masuk kuota berangkat," jelasnya.
Rencananya, JCH Kota Blitar akan diberangkatkan menuju Asrama Haji Surabaya pada 18 Mei 2026 pukul 05.00 WIB dari Kantor Wali Kota Blitar.
Selanjutnya, rombongan akan terbang ke Jeddah, Arab Saudi, pada 19 Mei 2026 pukul 10.20 WIB melalui Bandara Juanda Surabaya.
JCH Kota Blitar tergabung dalam kloter 106 gelombang kedua, dengan estimasi tiba di Jeddah pada malam hari waktu setempat. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

