Jamda RX King di Kediri Gerakkan Ekonomi Kreatif dan Sektor Perhotelan
Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Bambang Priyambodo, menyatakan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini karena selaras dengan program city tourism yang diusung Pemerintah Kota Kediri.
KOTA KEDIRI, SJP — Ratusan bikers dari berbagai daerah di Jawa Timur berkumpul di Kota Kediri untuk mengikuti Jambore Daerah (Jamda) Jatim RX King Indonesia yang digelar selama dua hari terakhir. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan Jamda RX King Region Jatim 2 ini juga diisi dengan aksi pelestarian lingkungan, kepedulian sosial, serta dukungan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Pada hari pertama, Sabtu (11/7/2026), kegiatan diikuti oleh sekitar 300 peserta. Mengambil titik keberangkatan dari GOR Jayabaya, para peserta melakukan riding bersama menempuh rute sepanjang kurang lebih 25 kilometer. Di sela-sela perjalanan, mereka singgah di Sungai Brantas untuk menebar 12 ribu benih ikan nila dan gurami sebagai bentuk kepedulian terhadap keseimbangan ekosistem.
Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Bambang Priyambodo, menyatakan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini karena selaras dengan program city tourism yang diusung Pemerintah Kota Kediri.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Kota Kediri kepada komunitas dari berbagai daerah di Jawa Timur. Selain memperkuat sektor pariwisata, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM," ujarnya.
Pembina Sedulur King Over Kediri (SKOK) RX King Indonesia Region Jatim 2 sekaligus Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) terpilih Kota Kediri, AKBP Edi Herwiyanto, menjelaskan bahwa berkomunitas harus memberikan manfaat.
Selain menyalurkan hobi, ajang ini menjadi ruang untuk membangun jejaring, membantu sesama, dan bersinergi dengan aparat untuk menciptakan situasi yang aman. Sebagai tuan rumah, ia meminta para peserta untuk mengedepankan etika berkendara.
"Mari kita buktikan bahwa komunitas RX King adalah komunitas yang memiliki etika, bermartabat dan santun. Kita tunjukkan bahwa warga Kota Kediri ini ramah sehingga bisa membawa kesan yang mendalam dan positif untuk tamu-tamu dari luar daerah," pesan Edi.
Setelah agenda riding selesai, hari pertama ditutup dengan kegiatan keagamaan berupa pengajian dan sholawat bersama Gus Elham Yahya.
Memasuki hari kedua, Ahad (12/7/2026), kegiatan dibuka langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati. Perempuan yang akrab disapa Mbak Wali ini mengapresiasi semangat persaudaraan komunitas RX King. Ia berharap masyarakat dapat melihat kontribusi positif dari komunitas otomotif, bukan sekadar dari jenis kendaraan yang mereka gunakan.
"Saya ingin komunitas RX King menjadi pelopor keselamatan berkendara. Tunjukkan bahwa komunitas ini disiplin saat menggunakan jalan, saling menghormati sesama pengguna jalan, serta selalu menaati peraturan lalu lintas. Dengan begitu, RX King bisa menjadi contoh bagi komunitas otomotif lainnya," ungkap Vinanda.
Wali Kota Kediri juga berterima kasih karena kota Kediri dipilih sebagai lokasi Jamda. Menurutnya, acara berskala regional ini sukses menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, hingga UMKM setempat. Dalam kesempatan tersebut, Mbak Wali juga menyerahkan bantuan peralatan bengkel kepada 9 UMKM bengkel di Kota Kediri.
Sementara itu, perwakilan klub SKOK Kediri, Nendri Mulyono, memaparkan bahwa Region Jatim 2 menaungi 12 klub dengan total 327 anggota yang tersebar di Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Magetan, Ngawi, Nganjuk, hingga Kediri. Terkait aksi tebar benih ikan di Sungai Brantas, ia menegaskan pentingnya agenda tersebut di dalam rangkaian acara.
"Sebagai komunitas kami ingin membuktikan dan menjaga keseimbangan ekosistem agar tetap lestari," pungkas Nendri.
Kegiatan jambore daerah ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kemeriahan peringatan Hari Jadi Kota Kediri yang ke-1147. (**)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

