Inovasi Intherval Petrokimia Gresik Optimalkan Gas Buang Pabrik Jadi Sumber Energi Alternatif
Melalui inovasi INTHERVAL perusahaan Petrokimia Gresik mampu mengonversi gas buangan pabrik menjadi bahan bakar proses boiler. Selama ini, gas sisa yang mengandung hidrogen dan metana terbuang tanpa pemanfaatan lebih lanjut.
GRESIK, SJP — Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia berhasil mengubah gas buang pabrik menjadi sumber energi alternatif melalui inovasi Integrated Thermal Valorization System for Fuel Recovery in Process Boilers atau disingkat INTHERVAL.
Inovasi tersebut mendapat penghargaan Rintisan Teknologi (Rintek) untuk kategori Teknologi Proses Industri Manufaktur dari Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob mengatakan, sebagai industri yang memiliki 36 pabrik tentu tidak bisa terlepas dari dampak lingkungan emisi karbon.
Ia menyebut, inovasi INTHERVAL merupakan teknologi hijau solusi untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari pabrik di Petrokimia Gresik dan sekaligus mengubahnya menjadi produk bernilai tambah.
"Teknologi hijau ini juga menjadi komitmen perusahaan untuk menunjang suksesnya program Pemerintah Net Zero Emission (NZE) yang dipercepat di tahun 2050," demikian disampaikan Daconi saat di Gresik, Jawa Timur, Selasa (30/9/2025).
Daconi menjelaskan, melalui inovasi INTHERVAL perusahaan mampu mengonversi gas buangan pabrik menjadi bahan bakar proses boiler. Selama ini, gas sisa yang mengandung hidrogen dan metana terbuang tanpa pemanfaatan lebih lanjut.
Melalui penerapan inovasi INTHERVAL, energi losses yang sebelumnya mencapai 5.340 Millions of British Thermal Units (MMBTU) setiap bulan berhasil ditekan menjadi hanya 51 MMBTU per bulan, mencatatkan pengurangan sebesar 99 persen dari pemborosan energi.
"Optimalisasi gas buangan ini dilakukan pada Package Boiler dan Waste Heat Boiler, menjadikan limbah sebagai energi alternatif. Inovasi ini mampu memberi nilai tambah pada limbah, menghemat biaya energi, serta menekan dampak lingkungan dan mengurangi energy losses," ujar Daconi.
Ia pun memastikan inovasi effisiensi energi yang serupa akan diimplementasikan di unit lain di Petrokimia Gresik. Sementara itu, penghargaan Rintek merupakan bentuk konkret dukungan Pemerintah kepada pelaku industri untuk meningkatkan penguasaan teknologi, termasuk dalam teknologi industri berbasis lingkungan.
Adapun peningkatan teknologi industri akan membuat industri nasional mampu bersaing di pasar dalam negeri maupun internasional. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

