Hari Anak Nasional: SDN Wonokromo III Surabaya Gelar Parenting dan Deklarasi Sekolah Ramah Anak

SDN Wonokromo III Surabaya adakan kegiatan parenting serta deklarasi sekolah ramah anak untuk tunjukkan komitmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung potensi anak.

23 Jul 2024 - 18:15
Hari Anak Nasional: SDN Wonokromo III Surabaya Gelar Parenting dan Deklarasi Sekolah Ramah Anak
Murid-murid melihat papan deklarasi sekolah ramah anak oleh SDN Wonokromo III Surabaya (Ryan/SJP)

Surabaya, SJP - SDN Wonokromo III Surabaya menyelenggarakan kegiatan parenting sekaligus kembali mendeklarasikan diri sebagai sekolah ramah anak sebagai wujud komitmen melindungi serta mendukung potensi anak.

Kegiatan yang diadakan di area lapangan SDN Wonokromo III Surabaya ini, juga semakin bermakna karena penyelenggaraannya bertepatan dengan Hari Anak Nasional yang jatuh pada hari ini, Selasa (23/7).

Wahyuni selaku Kepala Sekolah SDN Wonokromo III Surabaya mengatakan, kegiatan bertajuk "Peran Orangtua Dalam Pemaksimalan Potensi Anak" ini diikuti oleh seluruh wali murid siswa kelas 1 yang baru saja memasuki masa sekolah pada 15 Juli lalu.

"Kebetulan tahun ini SDN Wonokromo III mendapat dua (2) rombongan belajar (rombel), jadi kegiatan ini diikuti sekitar 60 wali murid siswa baru," terang Wahyuni.

Dirinya membeberkan bahwa tujuan dari kegiatan parenting ini ialah untuk menyamakan persepsi antara pihak sekolah dan orangtua, bahwa keduanya memiliki cita-cita yang sama, yakni memberikan yang terbaik untuk sang anak.

"Kita harus saling sinkron untuk menciptakan anak yang hebat, jadi apa yang sudah diajarkan di sekolah harus jadi pembiasaan di rumah melalui kontrol dan support dari walimurid," ujarnya.

Kontrol yang dimaksud bukan sekedar mengontrol apa yang dilakukan oleh sang anak, melainkan juga mengontrol perilaku orangtua di rumah agar menjadi suatu panutan dan contoh yang baik.

"Jadi, selain mengontrol tindakan sang anak, orangtua juga harus mengontrol tindakannya agar tidak menyesal jika kebiasaan buruk mereka nanti akan ditiru oleh anak-anaknya," pesan Wahyuni.

Sedangkan support, dimaksudkan agar saat orangtua melihat dan menemukan potensi dari sang anak, mereka tidak membiarkannya saja namun memberikan dukungan penuh terhadap potensi yang unik di anak-anak mereka.

"Adapun support terhadap program sekolah, sebagai contoh jika di sekolah mereka sudah diajarkan untuk makan makanan sehat, wali murid juga harus melanjutkan upaya itu dengan tidak memberikan makanan instan saat di rumah," tegasnya.

Selain parenting dalam bentuk sosialisasi kepada walimurid, di kesempatan yang sama, SDN Wonokromo III Surabaya juga melaksanakan deklarasi sebagai sekolah ramah anak.

"Kita sudah melakukan deklarasi ini sejak dua tahun lalu, dan sejak saat itu setiap tahun ajaran baru terus kami perbarui sebagai wujud komitmen kita," ucap Wahyuni kepada suarajatimpost.com.

Dalam papan deklarasi tersebut, tampak gambar dari telapak tangan anak yang digambarkan oleh orangtuanya dengan sentuhan tanda tangan di bagian tengah.

"Itu menggambarkan bahwa sang anak ini sebenarnya sudah memiliki bentuknya masing-masing dan tugas orangtua adalah menebalkan bentuk tersebut, sementara tanda tangan berarti orangtua memberikan penguatan (support) atas bentuk atau potensi anak," tutur Wahyuni.

Masih di lokasi yang sama, hadir pula lurah dari kelurahan Wonokromo yakni Prima Sri Poerwiendari,SE yang menganggap kegiatan ini sebagai wujud penyeimbang dari kegiatan sosialisasi pada murid yang sudah sering dilakukan oleh pihak sekolah.

"Saya mendukung penuh kegiatan ini, karena kita tahu bahwa orangtua terkadang acuh terhadap anak dan memasrahkan didikan pihak sekolah, padahal tugas orangtua tidak hanya sebatas mengasuh namun juga mendidik," kata Prima.

Ia berharap pasca kegiatan ini, orangtua bisa menjadi lebih baik dalam mendidik anak dan lebih perhatian terhadap kondisi sang anak agar terhindar dari kasus kenakalan hingga kekerasan.

Sebagai informasi tambahan, dalam kegiatan tersebut hadir pula pihak kecamatan Wonokromo, komite sekolah, pengawas pembina yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya.

Adapun Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Surabaya, Syaiful Bachri yang turut hadir untuk berikan support dan ikut menjadi saksi deklarasi SDN Wonokromo III sebagai sekolah ramah anak. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow