Hanya Gegara Saling Tatapan, Pria Jember Dianiaya Sejumlah Orang
Seorang pria di Jember dikeroyok enam anggota geng karena dianggap menatap mereka saat menonton jaranan. Korban luka parah, pelaku sudah ditangkap polisi.
JEMBER, SJP - Seorang pria bernama Muhammad Yusuf (33), warga Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (8/7/2025) malam, usai ia menonton pertunjukan kesenian jaranan.
Yusuf dianiaya secara brutal oleh enam orang yang diduga anggota geng jalanan. Penyebabnya terbilang sepele. Yusuf dianggap menatap para pelaku saat pertunjukan berlangsung.
“Motifnya sangat sepele, para pelaku merasa tidak senang karena korban dianggap menatap mereka saat menonton pentas jaranan. Saat itu para pelaku dalam kondisi mabuk,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Patrang Ipda Mustaqim Romli, saat ditemui Selasa (8/7/2025) malam.
Kejadian ini berlangsung di wilayah Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang. Yusuf mengalami luka parah akibat sabetan celurit di bagian punggung dan paha. Tubuhnya juga dipenuhi lebam karena dipukul secara berulang. Ia sempat mencoba melarikan diri, namun akhirnya tersungkur setelah kembali diserang hingga tak sadarkan diri dan berlumuran darah.
Polisi segera melakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa satu dari enam pelaku masih berstatus anak di bawah umur, yaitu berusia 17 tahun.
“Kami bergerak cepat setelah laporan masuk. Tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Patrang dan Resmob Kota Dua Satreskrim Polres Jember berhasil mengamankan semua pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam,” jelas Ipda Mustaqim.
Dalam proses penangkapan, petugas turut menyita barang bukti berupa sebilah celurit yang digunakan pelaku untuk melukai korban, serta pakaian milik korban dan pelaku. Para pelaku dijerat dengan Pasal 170 subsider Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat dan percobaan pembunuhan, yang diancam dengan hukuman penjara lebih dari lima tahun. (**)
Editor : Rizqi Ardian
Sumber : Beritasatu.com
What's Your Reaction?

