Kebahagiaan di Aula Ponpes Gadingmangu Perak Jombang, Ratusan Yatim dan Dhuafa Berbuka Puasa serta Terima Santunan
Kegiatan santunan untuk merangkai rajutan silaturahmi
JOMBANG, SJP – Senja mulai merambat di Desa Perak, Kabupaten Jombang, saat Aula Pondok Pesantren Gadingmangu dipenuhi suara riang anak-anak. Rabu (11/3/2026) sore itu, suasana istimewa terasa. Bukan hanya karena azan Magrib akan segera berkumandang, tetapi karena ratusan pasang mata anak yatim dan kaum dhuafa bersinar penuh haru menanti momen berbuka puasa bersama.
Di antara mereka, duduk bersila beralaskan sajadah, ada Nenek Tumirah (65) yang menggenggam erat tangan cucunya.
"Seneng, nduk. Bisa buka bareng, dapat santunan pula. Rasane ati iki anget (Senang, bisa buka bareng, dapat santunan pula. Rasanya hati ini hangat)," ucapnya lirih sambil menahan haru.
Ponpes Gadingmangu memang sengaja menggelar acara santunan yang dirangkai dengan buka puasa bersama, mengundang tak kurang dari 700 penerima manfaat.
Ratusan anak yatim dan kaum dhuafa itu duduk berdampingan dengan para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang. Tak ada sekat, yang ada hanya kebersamaan yang hangat.
Rudi Hariyanto, Humas Ponpes Gadingmangu, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya melihat antusiasme para undangan. Menurutnya, di balik amplop santunan yang dibagikan, ada makna yang lebih dalam yang ingin dibangun.
"Kami ingin menciptakan suasana kekeluargaan. Bahwa di bulan suci ini, kita semua, pejabat, kiai, dan masyarakat, terutama adik-adik yatim dan dhuafa, bisa duduk bersama, merasakan kebahagiaan yang sama," tutur Rudi.
Ia menambahkan, tahun ini merupakan kali kedua kegiatan ini digelar. "Harapan kami sederhana, semoga ini bisa terus berlanjut setiap Ramadan. Bukan soal besarnya santunan, tapi bagaimana kepedulian ini tidak pernah putus," imbuhnya.
Kebersamaan itu makin terasa saat waktu berbuka tiba. Dengan tertib, mereka menyantap takjil dan menu buka puasa yang telah disediakan. Gelak tawa anak-anak yang berebut kolak dan kurma mewarnai ruangan, sejenak melupakan kerasnya kehidupan di luar sana.
Purwanto, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang yang hadir mewakili Bupati Warsubi, mengaku tersentuh dengan suasana akrab yang tercipta.
"Inilah modal dasar kita. Ketika semua elemen masyarakat, dari pejabat hingga warga biasa, bisa duduk bersama dengan penuh kehangatan seperti ini, maka pembangunan dan pelayanan publik akan berjalan dengan baik. Ini bukan sekadar acara seremoni, ini tentang hati yang menyatu," ucapnya.
Di penghujung acara, doa bersama dipanjatkan. Suara "Aamiin" menggema di aula, membawa harapan bahwa kebahagiaan yang dirasakan sore itu takkan sirna ditelan waktu.
Para sponsor, seperti Cafe Rumah Kebun, J&T Cargo, dan BMT, juga mendapat doa tulus dari para penerima manfaat. Semua sederhana, namun meninggalkan kehangatan yang sulit terlupakan di hati para hadirin. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

