Guru ASN di Pasuruan Jalani Sidang Disiplin Usai Curhat di Medsos, Bupati Imbau Jaga Kondusivitas

Bupati meminta Sri Nuraini untuk bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan. Ia memastikan bahwa semua keberatan atau pembelaan dapat disampaikan dan dibuktikan dalam forum resmi sidang disiplin ASN yang akan dilaksanakan secara transparan dan adil.

19 Nov 2025 - 07:20
Guru ASN di Pasuruan Jalani Sidang Disiplin Usai Curhat di Medsos, Bupati Imbau Jaga Kondusivitas
Bupati Pasuruan membuat klarifikasi terkait viralnya seorang guru yang mengadu di cak soleh (foto: isbi/SJP)

PASURUAN, SJP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, Jawa Timur, memastikan bahwa dugaan pelanggaran disiplin yang melibatkan seorang guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mororejo II, Kecamatan Tosari, tengah diproses sesuai prosedur Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlaku.

Kasus ini mencuat ke publik setelah viralnya sebuah video di media sosial, di mana guru yang diidentifikasi bernama Sri Nuraini mengunggah keluhannya melalui akun 'Cak Soleh No Viral No Justice'.

Bupati Pasuruan, H. Rusdi Sutejo, memberikan keterangan resmi terkait kasus ini saat ditemui di kantornya pada Selasa (18/1/2025). 

Bupati menegaskan bahwa guru bersangkutan saat ini sedang menjalani sidang disiplin secara resmi.

Bupati Rusdi meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menunggu hasil akhir tanpa menimbulkan kegaduhan. 

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi kebenarannya di media sosial.

"Jangan mudah terpengaruh isu yang belum jelas sumbernya. Semua harus menghormati proses yang sedang berjalan," ujar Rusdi Sutejo.

Bupati Rusdi menekankan bahwa setiap ASN sudah memahami konsekuensi, termasuk penempatan tugas di wilayah pegunungan seperti Tosari. Ia menolak jika jarak penugasan dijadikan alasan pembenaran atas pelanggaran disiplin.

"ASN itu sudah paham risiko ketika menerima penugasan. Kalau jarak itu bukan jadi alasan untuk menjadi pembenaran pelanggaran disiplin," tegasnya.

Pemerintah daerah, lanjut Bupati, telah menyediakan fasilitas pendukung kinerja guru, termasuk mess sekolah yang dapat dimanfaatkan untuk meminimalkan beban perjalanan.

"Kami sudah siapkan penunjang, tinggal komitmen menjalankan tugas," kata Bupati, seraya menambahkan bahwa banyak guru lain tetap disiplin menjalankan tugas meski ditugaskan jauh dari rumah.

Bupati meminta Sri Nuraini untuk bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan. Ia memastikan bahwa semua keberatan atau pembelaan dapat disampaikan dan dibuktikan dalam forum resmi sidang disiplin ASN yang akan dilaksanakan secara transparan dan adil.

"Hadapi dengan gentle, karena segala tindakan pasti ada konsekuensinya," tandasnya.

Di akhir keterangannya, Bupati Rusdi mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. Pemerintah akan menyampaikan keputusan resmi jika proses sidang sudah final dan berkekuatan hukum. (***) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow