Festival UMKM Bangkitkan Jember, Bupati Apresiasi Kementerian UMKM

terdapat sejumlah pertimbangan yang membuat Jember dipilih sebagai lokasi festival, di antaranya tingginya penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah mencapai lebih dari Rp1 triliun kepada sekitar 20 ribu pelaku UMKM, dengan mayoritas disalurkan ke sektor produktif.

22 Jul 2026 - 12:30
Festival UMKM Bangkitkan Jember, Bupati Apresiasi Kementerian UMKM
Bupati Jember Muhamad Fawait saat penyelenggaraan Festival Usaha Mikro. (Ulum/SJP)

JEMBER, SJP - Kabupaten Jember dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro 2026 yang digelar Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Convention Hall New Sari Utama, Selasa (21/7/2026) kemarin.

Penunjukan tersebut disambut positif oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, sebagai peluang besar untuk memperkuat daya saing pelaku usaha mikro di daerah.

Gus Fawait sapaan karib Bupati Jember menyampaikan apresiasi kepada Kementerian UMKM yang telah memilih Jember sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional tersebut. Menurutnya, kepercayaan itu menjadi bukti bahwa pemerintah pusat melihat potensi besar UMKM Jember sebagai penggerak ekonomi daerah.

"Terima kasih kepada Menteri UMKM beserta seluruh jajaran atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Jember. Kami siap mendukung penuh upaya penguatan usaha mikro agar semakin berkembang dan mampu naik kelas," kata Gus Fawait disela sela kegiatan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen terus memperluas pendampingan bagi pelaku UMKM, mulai dari pedagang kaki lima, usaha rumahan, hingga pelaku usaha baru. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan lapangan kerja sekaligus menekan angka kemiskinan.

Menurutnya, pemberdayaan UMKM harus diarahkan kepada masyarakat usia produktif, terutama mereka yang berasal dari kelompok ekonomi desil 1 dan 2 agar memiliki kesempatan membangun usaha secara mandiri.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri UMKM Muhammad Riza Damanik mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperjuangkan kepentingan pelaku usaha. Ia menyebut Bupati Jember aktif menjalin koordinasi dengan Kementerian UMKM untuk menghadirkan berbagai program pemberdayaan di daerah.

Riza menjelaskan, terdapat sejumlah pertimbangan yang membuat Jember dipilih sebagai lokasi festival, di antaranya tingginya penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah mencapai lebih dari Rp1 triliun kepada sekitar 20 ribu pelaku UMKM, dengan mayoritas disalurkan ke sektor produktif. Selain itu, Jember dinilai memiliki ekosistem ekonomi kerakyatan yang kuat serta pemerintah daerah yang responsif dalam mendukung pengembangan UMKM.

Festival ini juga diharapkan menjadi sarana bagi pelaku usaha memperoleh kemudahan akses perizinan, pembiayaan, hingga perluasan pasar sehingga mampu meningkatkan skala usahanya.

Dalam kesempatan tersebut, Riza turut menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan pembiayaan UMKM melalui penurunan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 8 persen. Kebijakan tersebut diharapkan dapat meringankan beban pelaku usaha dan memperluas akses permodalan.

Ia mengungkapkan, hingga pertengahan tahun 2026 penyaluran KUR secara nasional telah mencapai Rp164 triliun dari target Rp290 triliun, sementara di Jawa Timur telah tersalurkan Rp27 triliun kepada sekitar 474 ribu pelaku usaha. Untuk Kabupaten Jember sendiri, nilai penyaluran KUR telah menembus Rp1 triliun yang sebagian besar dimanfaatkan oleh sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan.

Riza juga menegaskan bahwa sesuai arahan Presiden, pinjaman KUR di bawah Rp100 juta tidak boleh disertai persyaratan agunan. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila masih menemukan praktik permintaan jaminan dalam proses pengajuan KUR. (***) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow