Festival Dewi Cemara 2025 di Bondowoso Dihadiri 7.500 Pengunjung, Transaksi Capai Rp538,4 Miliar

Festival Dewi Cemara mendapat dukungan penuh Kementerian Pariwisata. Festival tersebut menjadi satu-satunya di Indonesia dan mencatat peserta serta transaksi terbanyak secara nasional.

24 Aug 2025 - 18:46
Festival Dewi Cemara 2025 di Bondowoso Dihadiri 7.500 Pengunjung, Transaksi Capai Rp538,4 Miliar
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dispbudpar) Jawa Timur, Evy Afianasari di dampingi Sekda Bondowoso Fathur Rozi saat membeli batik khas Bondowoso dalam Festival Dewi Cemara 2025 (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Festival Desa Wisata Cerdas, Mandiri dan Sejahtera (Dewi Cemara) 2025 yang digelar di Alun-alun Raden Bagus Assra Ki Ronggo pada 22-24 Agustus 2025, mencatat peningkatan dari segala sisi.

Sebanyak 30 desa wisata perwakilan dari 30 Kabupaten di Jawa Timur, hadir menampilkan berbagai keunggulan dari sektor desa wisata, budaya, stand dan produk UMKM.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dispbudpar) Jawa Timur, Evy Afianasari, saat menutup Festival Dewi Cemara mengungkap fakta bahwa even yang digelar di Bumi Ki Ronggo menunjukkan trend kenaikan pengunjung.

“Jumlah kunjungan ke Festival Dewi Cemara 2025 di Kabupaten Bondowoso mencapai 7.500 orang, naik 41,5 persen dibanding tahun sebelumnya sebanyak 5.310 pengunjung,” ujarnya, Ahad (24/8/2025) sore.

Hadirnya 30 kabupaten di sisi utara Alun-alun Bondowoso, kata Evy, juga berdampak kepada pertumbuhan okupansi hotel yang meningkat 100 persen dan jumlah transaksi di festival ini naik signifikan.

“Tak hanya jumlah kunjungan, transaksi ekonomi di event ini juga meningkat tajam. Total transaksi mencapai Rp538,4 miliar, tumbuh 35 persen dibanding tahun lalu yang hanya sebesar Rp396 miliar,” ungkapnya.

Peningkatan ini menunjukkan desa wisata semakin berkembang dengan pelayanan, daya saing produk, serta pengelolaan berbasis digital. 

“Desa wisata yang cerdas, mandiri secara ekonomi, dan menyejahterakan masyarakat adalah identitas baru Jawa Timur,” ujarnya.

Pihaknya juga menyoroti keberhasilan Festival Dewi Cemara yang mendapat dukungan penuh Kementerian Pariwisata. Festival tersebut menjadi satu-satunya di Indonesia dan mencatat peserta serta transaksi terbanyak secara nasional.

“Kami berharap Festival Dewi Cemara dapat menjadi agenda berkelanjutan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” tambahnya.

Dengan pencapaian tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur optimistis semakin banyak desa wisata unggulan lahir di tahun-tahun mendatang. 

“Kehadiran desa wisata diharapkan mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” harapnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow