Edukasi Politik, Pemilihan Ketua RT di Jember Dilakukan Seperti Pemilu

Alur pemilihan yakni warga mendaftar memilih dan kemudian mendapatkan surat suara. Kemudian masuk di bilik suara untuk menyalurkan hak pilih, setiap pemilih wajib diberi tanda bahwa telah menggunakan hak pilihnya.

31 May 2025 - 22:16
Edukasi Politik, Pemilihan Ketua RT di Jember Dilakukan Seperti Pemilu
Suasana pencoblosan RT di salah satu desa Kabupaten Jember. (Foto : Ulum/SJP)

JEMBER, SJP - Untuk memberikan edukasi politik dan demokrasi sejak dini di kalangan masyarakat bawah, sebuah pemilihan RT (Rukun Tetangga) di Desa Jombang, Kecamatan Jombang Kabupaten Jember, dilakukan layaknya pemilihan umum, Sabtu malam (31/5/2025).

Pemilihan ini dirancang sengaja oleh panitia semirip mungkin dengan pesta demokrasi. Bahkan panitia menggunakan pakaian adat Jawa sebagai identitas warga setempat.

Bahkan tahapan tahapannya persis dengan pemilu, mulai dari pendaftaran bakal calon, penetapan calon, hingga pengundian nomor urut calon serta terkahir pencoblosan calon ketua RT juga dilakukan.

"Disini calon Ketua RT 03 RW 10 ada dua calon yakni bapak Paito Hadi dan Adi Hartono. Sesuai tahapan kemarin calon Paito Hadi memperoleh nomor urut 01 dan Adi Hartono dengan nomor urut 02," kata Amarul Fazri Panitia Pemilihan Ketua RT 03 RW 10.

"Seluruh warga yang memiliki KTP atau cukup umur, wajib memilih kedua calon. Ada kurang lebih 100 pemilih yang terdaftar dalam pemilih tetap yang sudah disepakati," jelasnya.

Alur pemilihan yakni warga mendaftar memilih dan kemudian mendapatkan surat suara. Kemudian masuk di bilik suara untuk menyalurkan hak pilih, setiap pemilih wajib diberi tanda bahwa telah menggunakan hak pilihnya.

Sementara itu Kepala Desa Jombang Sugeng Sutrisno mengatakan, bahwa pemilihan seperti ini baru pertama kali diadakan. Hal ini sangat mendidik bagi masyarakat kalangan bawah. Sehingga nanti bisa meminimalisasi gesekan jika ada pesta demokrasi dengan lingkup yang lebih besar.

"Saya kira baru ada di Kecamatan Jombang bahkan di Kabupaten Jember. Karena ini hal yang unik, memberikan pendidikan politik dan pesta demokrasi bagi masyarakat awam. Mereka berpartisipasi memberikan hak politiknya dengan senang dan gembira," kata Kepala Desa Jombang.

"Tentu nantinya mereka bisa berpikir dewasa jika ada kontestasi politik atau pesta demokrasi dengan lingkup yang lebih besar. Yang menang tidak Jumawa yang kalah bisa legowo. Karena seusai pesta Demokrasi ini, semua kembali seperti semula," tambahnya.

Sementara itu, pemilihan RT ini dilakukan lantaran yang dahulu meninggal dunia bernama Suwito karena sakit.

Dari hasil pemilihan singkat, akhirnya salah satu kandidat nomer urut 02 yaitu Adi Hartono mendapat 58 suara dan terpilih sebagai RT, sedang Paito Hadi mendapat suara 28.Untuk kehadiran 86 pemilih dan tidak hadir 14 orang karena ada halangan hadir. (ADV) 

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow