Dua Ledakan Dalam 30 Menit Gegerkan Kediri, Diduga Dari Bahan Baku Petasan 

Ledakan terjadi di sebuah rumah di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. Akibatnya, rumah mengakami kerusakan berat. Lledakan diduga berasal dari ledakan bahan baku petasan.

16 Mar 2026 - 13:28
Dua Ledakan Dalam 30 Menit Gegerkan Kediri, Diduga Dari Bahan Baku Petasan 
Rumah yang hancur akibat ledakan diduga dari bahan baku petasan ( foto : Putra)

KEDIRI, SJP - Sebuah rumah di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri mengalami kerusakan berat, setelah terdampak ledakan yang diduga berasal dari bahan baku petasan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Untuk saat ini kami pastikan bahwa tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, hanya berupa kerugian material,” kata Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan, Senin (16/03/2026). 

Sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa pada Minggu malam (15/3/2026) sekitar pukul 23.00 tersebut mengaku dua kali mendengar suara ledakan dengan selang waktu cukup lama. Ledakan pertama diketahui terjadi di belakang rumah, kemudian sekitar 30 menit dari ledakan pertama menyusul ledakan yang kedua, namun dari arah teras depan. 

Pemilik rumah M Yasin Nawawi diketahui langsung meninggalkan rumah untuk menyelamatkan diri. Kerugian material yang dialaminya ditaksir mencapai sekitar Rp2 juta. M Yasin diketahui tinggal sendirian di rumah tersebut. 

Di tempat kejadian sendiri, ditemukan sebuah bungkusan plastik warna hitam, mirip yang digunakan dalam pengiriman barang yang dipesan secara online.  Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, Polres Kediri akan bekerja sama dengan tim dari Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jawa Timur.  

Pada Senin siang, tim penjinak bom Gegana Polda Jatim  turut diterjunkan untuk melakukan proses sterilisasi di lokasi guna memastikan tidak ada lagi bahan peledak yang tersisa di sekitar TKP. “Tim penjinak bom telah melakukan proses sterilisasi di lokasi untuk mengamankan kemungkinan adanya bahan-bahan peledak yang masih tertinggal,” ujar AKP Joshua. 

Sementara itu,  2 orang dilaporkan telah dimintai keterangan terkait ledakan tersebut. "Sekitar dua orang yang kita minta keterangan," ungkap Kapolsek Kandangan Iptu Winarto Siswomiharjo. 

Iptu Winarto mengungkapkan, berdasarkan temuan di lapangan, bahan yang diduga bahan baku petasan dan meledak itu dibeli secara online.  "Untuk saat ini yang kita amankan cuma tempat hasil COD-an, sama barang-barang plastik yang sudah hancur," tambahnya. 

Pihak yang diamankan untuk dimintai keterangan tersebut berusia dibawah 20 tahun serta masih punya hubungan keluarga dengan pemilik rumah.  "Sementara dua orang, tapi pelakunya melarikan diri. Tadi malam kan dilacak dari pengiriman online, tapi bukan dari sini, tapi dari wilayah Krecek. Tadi malam tim sudah datang ke sana," ungkapnya. 

Pihak kepolisian sendiri telah mengamankan wilayah TKP dengan memasang garis polisi.  "Hal itu untuk mencegah agar lokasi tersebut tidak dimasuki oleh warga karena ada indikasi masih ada bahan baku petasan yang tersimpan," tambah Iptu Winarto.  (*)

Editor: Danu
 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow