Dongeng Lama Siap Menyapa Jalanan Kota Pahlawan Besok Lewat Surabaya Vaganza 2025

Surabaya kembali bernostalgia, kali ini lewat dongeng masa kecil yang dihidupkan di jalanan kota lewat Parade Surabaya Vaganza bertema “The Magical of Folktales”.

23 May 2025 - 19:14
Dongeng Lama Siap Menyapa Jalanan Kota Pahlawan Besok Lewat Surabaya Vaganza 2025
Beragam pawai dan mobil hias di Parade Surabaya Vaganza 2024 tahun lalu (Ryan/SJP)

SURABAYA, SJP - Surabaya belum lelah bernostalgia. Setelah sukses menghadirkan kembali memori kolektif warga di eks-Taman Hiburan Rakyat (THR) dalam Festival Rujak Uleg 2025, kini Kota Pahlawan bersiap menghidupkan dongeng masa kecil melalui Parade Surabaya Vaganza 2025. 

Sebagai salah satu rangkain dalam menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732, Parade Surabaya Vaganza tahun ini akan mengangkat tema “The Magical of Folktales” dan akan digelar pada Sabtu (24/5/2025) besok.

Dongeng Turun ke Jalan

Melalui parade tersebut, dongeng tak lagi sekadar jadi bacaan pengantar tidur bagi anak-anak Surabaya. Kisah-kisah seperti Si Kancil Mencuri Timun, Keong Mas, Jaka Tarub, hingga Cinderella dan Pinokio akan hadir dalam bentuk pawai, mobil hias, dan pertunjukan teatrikal di jalanan utama kota.

"Setiap tahun tema Parade Surabaya Vaganza selalu berbeda. Tahun ini kita mengangkat cerita rakyat atau dongeng," ujar Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Hidayat Syah, saat dikonfirmasi pada Jumat (23/5/2025).

Ia menjelaskan, pemilihan tema itu merupakan bentuk ajakan kepada warga dan wisatawan untuk kembali pada akar cerita menghidupkan kembali memori masa kecil yang penuh imajinasi.

"Wali Kota ingin parade ini bisa dinikmati semua kalangan, khususnya bagi anak-anak agar bisa mengenal kisah klasik dan orang tua agar bisa bernostalgia," tambahnya.

Nostalgia yang Disusun Bertahap

Pekan lalu, Festival Rujak Uleg di Surabaya Expo Center (SBEC) berhasil mengembalikan kenangan masyarakat tentang suasana Taman Hiburan Rakyat (THR). Kini, Surabaya Vaganza menjadi babak lanjutan dari rangkaian nostalgia yang disusun bertahap.

Sebanyak 43 tim akan ikut ambil bagian, mulai dari perangkat daerah, pelajar, mahasiswa, seniman, komunitas, hingga perusahaan swasta. Parade dimulai dari Tugu Pahlawan dan berakhir di Balai Pemuda, dengan sedikit perubahan rute.

"Untuk tahun ini tidak melewati Jalan Kramat Gantung, tetapi melewati Jalan Pahlawan (kecil) yang di sebelah kanan Jalan Kramat Gantung," terang Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, Tundjung Iswandaru.

Peserta kemudian akan melintasi Jalan Tunjungan dan kawasan Siola, sebelum mencapai Balai Pemuda. Untuk menjamin kelancaran dan keamanan, sebanyak 300 personel gabungan dari Dishub dan Satlantas akan diterjunkan.

Selepas parade, masyarakat bisa langsung menikmati Surabaya Shopping Festival yang masih berlangsung hingga 31 Mei 2025. Diskon besar-besaran di berbagai pusat perbelanjaan menutup pengalaman budaya dengan sentuhan gaya hidup urban.

"Karena itu, tidak perlu bingung akhir pekan ini kemana, karena Surabaya sudah siapkan Parade ini agar bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat," ajak Hidayat Syah. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow