Diskoperindag Bondowoso Belum Temukan Dugaan Kecurangan Takaran MinyaKita

Diskoperindag Bondowoso masih akan terus melakukan sidak terhadap produk MinyaKita yang tak sesuai takaran, selanjutnya akan berkoordinasi dengan Polres setempat

11 Mar 2025 - 13:01
Diskoperindag Bondowoso Belum Temukan Dugaan Kecurangan Takaran MinyaKita
Diskoperindag Bondowoso saat mengecek takaran Minyakita di pasar induk. (yudis/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Setelah beredarnya kabar minyak goreng merek MinyaKita yang takarannya tidak sesuai dengan yang tertera pada kemasan, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso langsung menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar. 

Seperti diketahui, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemukan takaran produk MinyaKita yang tidak sesuai dengan isi yang sebenarnya: hanya berisi 750 militer sampai 800 mililiter. Padahal seharusnya berisi 1 liter. 

Namun demikian Diskoperindag Kabupaten Bondowoso memastikan, takaran produk MinyaKita yang tersebar di pasar-pasar di Bumi Ki Ronggo sudah sesuai dengan yang tertera di label kemasannya.

"Rekan-rekan di bidang perdagangan, sudah saya minta untuk melakukan sidak ke pasar. Hasilnya, masih belum menemukan produk MinyaKita yang takarannya tidak sesuai dengan label yang tertera pada kemasan. Sementara, semua masih sesuai dengan takaran," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskoperindag Kabupaten Bondowoso, Nunung Setianingsih, Selasa (11/3/2025). 

Meskipun belum ditemukan produk MinyaKita yang takarannya tidak sesuai dengan label pada kemasannya, pihaknya akan terus melakukan sidak agar masyarakat tidak dirugikan saat membeli minyak goreng kemasan yang diluncurkan oleh Kementerian Perdagangan di pasaran. 

Bahkan, dikatakannya, Diskoperindag akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk bersama-sama menggelar sidak terhadap produk MinyaKita yang tidak sesuai dengan takaran yang semestinya itu. 

"Nanti kita laksanakan sidak produk MinyaKita bersama Polres Bondowoso, sekaligus berbarengan dengan monitoring evaluasi harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang hari raya Idulfitri," pungkas perempuan yang juga menjabat kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Kabupaten Bondowoso ini. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow