Dinas Kesehatan Jember Akselerasi Program Mobil Home Care 'Gus Bupati'
Layanan ini merupakan program jemput bola yang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tepat di depan rumah masing-masing.
JEMBER, SJP–Dinas Kesehatan Kabupaten Jember terus memacu percepatan layanan kesehatan melalui program Mobil Home Care 'Gus Bupati'. Langkah ini dilakukan guna menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan responsif, sesuai dengan arahan Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait.
Layanan ini merupakan program jemput bola yang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tepat di depan rumah masing-masing.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Jember, Muhammad Zamroni, melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes), dr. Imam Firdausi, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah fokus pada penguatan fondasi di tingkat dasar, yakni Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
Ia menyebutkan bahwa persiapan ini tidak hanya sekadar menyediakan armada, tetapi juga membangun ekosistem pendukung yang kuat. Terdapat beberapa poin krusial yang tengah disiapkan oleh seluruh Puskesmas di Kabupaten Jember.
"Setiap Puskesmas diwajibkan menyiagakan perangkat pendukung seperti ponsel pintar (smartphone) dan laptop khusus guna menunjang pelaporan data secara real-time. Penyediaan nomor hotline resmi Puskesmas menjadi prioritas agar akses komunikasi antara warga dan tenaga medis tidak terhambat, serta pembentukan tim pelaksana yang terdiri dari tenaga kesehatan ahli dan petugas skrining khusus untuk memastikan layanan yang diberikan tepat sasaran," kata Imam saat dikonfirmasi, Senin (9/3/2026).
Salah satu nilai unggul utama dari Mobil Home Care ini adalah sistemnya yang terintegrasi secara holistik.
Program ini tidak berdiri sendiri, melainkan akan terkoneksi dengan layanan pengaduan 'Wadul Gus' serta melibatkan peran aktif Public Safety Center (PSC) 119.
"Kami ingin menciptakan layanan yang terintegrasi. Selain melibatkan seluruh Puskesmas di Jember, kami juga mensinergikan tiga rumah sakit daerah, terutama untuk menangani kasus-kasus kegawatdaruratan yang ditemukan di lapangan," ungkapnya.
Saat ini, Dinas Kesehatan tengah melakukan finalisasi Petunjuk Teknis (Juknis) agar operasional di lapangan memiliki standar prosedur yang jelas dan akuntabel.
Dalam waktu dekat, sosialisasi menyeluruh akan dilakukan kepada seluruh jajaran Puskesmas dan pemangku kepentingan terkait di Kabupaten Jember. (***)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

