Dalam Sehari, Ada Dua Temuan Jenazah di Bondowoso
Kedua jenazah lansia ditemukan di lokasi berbeda di Kecamatan Tegalampel dan Prajekan. Tidak adak tanda-tanda kekerasan dan keluarga menerima kejadian tersebut sebagai takdir.
BONDOWOSO, SJP – Dalam sehari, dilaporkan ada dua temuan jenazah di Kabupaten Bondowoso. Di antaranya di Kecamatan Prajekan dan Kecamatan Tegalampel.
Berdasarkan keterangan dari Kasi Humas Polres Bondowoso, IPTU Bobby Dwi Siswanto, temuan mayat yang pertama telah berhasil diidentifikasi. Yakni, seorang pria berusia 75 tahun.
“Korban bernama Sannam (75), warga Desa Tegalampel, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, ditemukan meninggal dunia di area persawahan pada Senin siang,” kata Bobby, pada Senin (8/9/2025).
Polisi menerangkan, korban awalnya berpamitan kepada keluarganya sekira pukul 07.00 WIB untuk mencari rumput pakan sapi. Namun hingga pukul 12.00 WIB, korban tak kunjung pulang.
Khawatir akan keberadaannya, sejumlah saksi yang juga keluarga korban kemudian melakukan pencarian di lokasi biasa korban mencari rumput.
Saat itu, Rahmat Fasil, salah satu saksi, menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa di pematang sawah Dusun Krajan, Desa Tegalampel.
“Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Tegalampel untuk diperiksa oleh tenaga medis. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata IPTU Bobby.
“Pihak keluarga menyatakan menerima musibah tersebut sebagai takdir. Mereka juga menolak dilakukan visum maupun autopsi, dan memilih segera memakamkan jenazah korban,” tandasnya.
Sementara itu, temuan mayat kedua sempat mengegerkan warga Desa Cangkring Kecamatan Prajekan Kabupaten Bondowoso.
Mereka dikagetkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin perempuan di sebuah kebun milik Pak Sunanto, sekira pukul 09.00 WIB, pada Senin (8/9/2025).
Jenazah perempuan bernama Fatima (76) ini, pertama kali ditemukan oleh warga di kebun Pak Sunanto yang kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Forkopincam Prajekan.
Menurut keterangan saksi, korban sebelumnya pamit keluar rumah pada Minggu (7/9/2025) sore sekitar pukul 14.30 WIB. Namun hingga malam hari tidak kunjung kembali, sehingga keluarga berusaha mencari keberadaannya.
"Keesokan harinya, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kebun milik Sunanto, warga setempat. Hasil pemeriksaan di lokasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ungkap IPTU Bobby.
Dikonfirmasi terpisah, Denny Indra Pratama, Camat Prajekan membenarkan kejadian itu. Dirinya bersama Kapolsek langsung menuju lokasi penemuan jenazah untuk memastikan informasi tersebut.
“Yang bersangkutan sudah sering keluar rumah tanpa berpamitan kepada keluarga, karena kondisi usia yang sudah renta. Bahkan, sudah beberapa kali korban dijemput di suatu tempat oleh keluarganya, karena sering lupa jalan pulang,” kata Denny.
Setelah beberapa saat Forkopincam datang ke lokasi, tim inafis Polres Bondowoso juga sudah dihubungi dan di lokasi juga sudah dipasang garis polisi.
“Berdasarkan pemeriksaan, tidak ada tanda-tanda kekerasan dan pihak keluarga sudah ikhlas menerima kejadian tersebut sebagai takdir. Mereka juga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi dan memilih segera memakamkan jenazah korban,” tandasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

