Cara Unik Bangunkan Sahur Penghuni Lapas Mojokerto, Bawa Obor hingga Pukul Kentongan
Mereka membawa peralatan musik tradisional. Seperti kentongan, tamborin dan gitar kentrung, petugas Lapas juga menyalakan obor sebagai tanda waktu sahur telah tiba.
MOJOKERTO, SJP - Membangunkan sahur dengan cara tradisional rupanya masih dilakukan di Kabupaten Mojokerto. Namun, kali ini bukan dilakukan di pedesaan, melainkan patrol sahur tradisional ini dilakukan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Patrol sahur ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan. Patroli sahur ini bertujuan membangunkan para warga binaan muslim yang menjalani ibadah puasa Ramadan.
Mereka membawa peralatan musik tradisional. Seperti kentongan, tamborin, dan gitar kentrung. Petugas Lapas juga menyalakan obor sebagai tanda waktu sahur telah tiba. Setelah para penghuni Lapas bangun, petugas membagikan makanan untuk santap sahur.
“Keliling seluruh blok hunian untuk bersiap menjalankan ibadah puasa, sahur,” ucap Rudi Kristiawan, Rabu (12/3/2025).
Rudi menyebut, pihaknya sengaja menggelar patrol sahur guna memastikan warga binaan muslim menjalankan ibadah puasa.
“Biar sahurnya tepat waktu, ini sebagai bentuk komitmen warga binaan bisa menjalankan ibadah dengan baik,” terangnya.
Di sisi lain, pihak Lapas juga memastikan makanan menu sahur yang dikonsumsi oleh warga binaan adalah makanan yang bergizi.
“Ini juga sebagai upaya menciptakan lingkungan Lapas yang humanis dan mendukung pelaksanaan ibadah bagi warga binaan,” tandasnya. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

