Camat Padangan Enggan Berikan Keterangan Jebolnya Tanggul

Padahal Camat Padangan saat ini sebelumnya diketahui menjabat sebagai Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.

07 Mar 2024 - 10:30
Camat Padangan Enggan Berikan Keterangan Jebolnya Tanggul
Ardhian Orianto (tengah) saat dimutasi menjadi Camat Padangan. Foto:(Ist/SJP)

Kabupaten Bojonegoro, SJP - Camat Padangan Ardhian Orianto enggan berikan keterangan mengenai jebolnya waduk Tirto Agung di Desa Prangi yang sebabkan 10 hektar padi siap panen terendam air serta putusnya jalan desa tetangga.

Padahal Camat Padangan saat ini sebelumnya diketahui menjabat sebagai Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.

"Tanya ke BPBD ya mas," jawabnya saat dikonfirmasi via sambungan telepon Whatsapp, Kamis (7/3/2024).

Saat ditanya apakah Ardhian, sapaanya, sudah meninjau lokasi jebolnya waduk Tirto Agung yang secara yuridis berada di bawah wewenangnya, sambungan telepon langsung dimatikan.

Sebagai informasi, sekitar kurang lebih sepuluh hektar padi siap panen terendam air waduk Desa Prangi yang jebol akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi yang turun hampir di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (5/6/2024) kemarin.

Air waduk Tirto Agung Desa Prangi Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro yang rendam hektaran padi siap panen itu tingginya mencapai 80 sentimeter.

Meski tidak sampai menggenangi pemukiman warga, luberan air dari waduk yang jebol tersebut mengakibatkan jalan penghubung anatara Desa Prangi dengan Desa Tebon putus sepanjang 5 meter.

Jalan yang putus tersebut juga menjadi penghubung antar Desa Prangi dengan Desa Tebon dan satu-satunya akses keluar masuk warga dua desa itu. (*)

Editor: Tri Sukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow