Bupati Jombang Ajak Warga Beli Sembako di KDKMP

Ajakan ini menyusul secara resmi lounching ribuan gerai KDKMP di seluruh Indonesia, termasuk 80 titik di Kabupaten Jombang.

16 May 2026 - 21:40
Bupati Jombang Ajak Warga Beli Sembako di KDKMP
Bupati Jombang Warsubi bersama Dandim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Sekdakab Jombang Agus Purnomo beserta Dansatradar dan perwakilan Kejari Jombang saat lounching ribuan Gerai KDKMP oleh Presiden Prabowo Subianto. (Fredi/SJP)

JOMBANG, SJP - Bupati Jombang, Warsubi mengajak masyarakat kota santri untuk membeli berbagai kebutuhan di gerai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersedia. Ajakan ini menyusul secara resmi lounching ribuan gerai KDKMP di seluruh Indonesia, termasuk 80 titik di Kabupaten Jombang. 

Pemerintah Republik Indonesia resmi meluncurkan secara serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia, Sabtu (16/5/2026). Momen Peresmian dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto dari KDKMP Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Di Kabupaten Jombang, pelaksanaan launching dipusatkan di KDKMP Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang. Bupati Jombang Warsubi bersama Dandim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, serta sejumlah pejabat daerah lainnya mengikuti peresmian secara virtual melalui zoom meeting. 

Bupati Warsubi menyampaikan pada tahap awal terdapat 80 KDKMP di Kabupaten Jombang yang turut diresmikan. Sementara itu, sebanyak 211 unit lainnya masih dalam proses pembangunan dan 170 unit telah selesai dibangun.

Warsubi berharap keberadaan koperasi tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai pusat pemenuhan kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau.

"Mari masyarakat membeli kebutuhan di KDKMP," ucapnya. 

Dalam peninjauan gerai KDKMP Desa Mojongapit, Warsubi memeriksa sejumlah komoditas seperti beras SPHP, Minyakita, sembako, gas elpiji, hingga obat-obatan.

"Barang-barang yang dijual semuanya tersedia dan kami pastikan sesuai harga eceran tertinggi (HET)," ungkap Warsubi.

Dalam pantauan pesan virtual, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, dalam penuturannya via zoom, menyebut KDKMP menjadi instrumen penting dalam pemerataan ekonomi desa.

"Hari ini bapak presiden tidak hanya meresmikan gedung, tetapi meresmikan instrumen keadilan ekonomi bagi Indonesia," katanya dalam sambutan.

Menurut Zulkifli Hasan, hingga saat ini sebanyak 9.294 unit fisik KDKMP telah rampung dibangun dan jumlahnya terus bertambah setiap hari. Dari total tersebut, 1.061 unit telah siap beroperasi penuh.

Pemerintah juga menargetkan sekitar 30 ribu unit KDKMP dapat beroperasi sebelum 16 Agustus 2026. Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menyiapkan sumber daya manusia dan merekrut manajer koperasi untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyebut peluncuran KDKMP menjadi tonggak penting pembangunan ekonomi berbasis desa di Indonesia.

"Saya memandang ini hari penting dan tonggak bersejarah. Mungkin jarang ada negara yang meresmikan lebih dari seribu koperasi lengkap secara fisik dalam waktu bersamaan," beber Prabowo via layar zoom.

Ia menegaskan, KDKMP tidak hanya berfungsi sebagai pusat distribusi sembako, tetapi juga melayani penyaluran gas elpiji, pupuk subsidi, layanan logistik, hingga apotek obat murah bagi masyarakat desa.

"Dengan KDKMP, pertumbuhan ekonomi desa akan maju dan desa bisa mandiri," tutup Prabowo. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow