Bulog Pastikan Stok Beras Aman di Tengah Ancaman “Godzilla El Nino” 2026

Ketahanan stok beras nasional bisa mencapai hingga 11 bulan. Bahkan, proyeksi tersebut dihitung dalam kondisi tanpa panen sama sekali.

27 Apr 2026 - 20:34
Bulog Pastikan Stok Beras Aman di Tengah Ancaman “Godzilla El Nino” 2026
Stok beras di gudang Bulog Tulungagung. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Indonesia diprediksi akan menghadapi fenomena Super El Nino atau yang disebut “Godzilla El Nino” pada periode April hingga Oktober 2026. Fenomena ini berpotensi memicu kemarau panjang yang dapat berdampak pada sektor pertanian, khususnya produksi padi. Meski demikian, Perum Bulog memastikan kondisi cadangan beras nasional masih dalam kondisi aman.

Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto, mengimbau masyarakat untuk tidak panik menghadapi potensi gangguan pasokan akibat El Nino. Ia menegaskan bahwa Bulog siap menjalankan berbagai penugasan pemerintah, termasuk penyaluran bantuan pangan dan stabilisasi harga beras.

“Kalaupun ada El Nino, untuk beras masyarakat jangan panik. Bulog ada, Bulog siap kapanpun diperintahkan untuk menyalurkan bantuan pangan, termasuk beras SPHP. Bulog siap,” ujar Prihasto, Senin (27/4/2026).

Berdasarkan data terbaru, cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional telah mencapai lebih dari 5 juta ton. Angka tersebut dinilai cukup untuk menjaga ketahanan pangan dalam jangka waktu yang relatif panjang, bahkan dalam skenario terburuk sekalipun.

“Sampai sekarang ini kita lihat kita punya cadangan beras yang cukup, lebih dari 5 juta ton. Hari ini sudah hampir 5,1 juta ton, sekitar 5,089 juta ton, dan insyaallah hari ini sudah tercapai 5,1 juta ton,” jelasnya.

Prihasto juga memaparkan bahwa jika mengacu pada data Kementerian Pertanian, ketahanan stok beras nasional bisa mencapai hingga 11 bulan. Bahkan, proyeksi tersebut dihitung dalam kondisi tanpa panen sama sekali.

“Kalau 5 juta ton itu kita hitung dengan stok di Bulog, ditambah yang ada di horeka (hotel, restoran dan kafe) dan pasar. Ketahanan menurut data Kementerian Pertanian bisa sampai 11 bulan. Itu pun dengan asumsi tidak ada panen sama sekali. Padahal dalam kenyataannya, meskipun El Nino, tetap akan ada panen, walaupun mungkin tidak maksimal,” paparnya.

Di tingkat regional, cadangan beras di Jawa Timur tercatat mencapai 1,3 juta ton. Jumlah tersebut turut memperkuat stok nasional dalam menghadapi potensi dampak kekeringan.

Dengan kondisi tersebut, Bulog menegaskan bahwa ketersediaan beras masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemerintah pun diharapkan terus melakukan langkah antisipatif guna meminimalisir dampak El Nino terhadap sektor pertanian. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow