Bromo Longsor, Bukit Kedaluh Runtuh, 7 Motor Wisata Tertimbun
Tanah longsor di Bukit Kedaluh, Gunung Bromo, Pasuruan, Jawa Timur. 7 sepeda motor tertimbun, 5 sudah dievakuasi. Akses jalan terblokir, tim gabungan dan peralatan berat sedang membersihkan.
PASURUAN, SJP - Tanah longsor di Bukit Kedaluh, Gunung Bromo, Pasuruan, Jawa Timur, akibat intensitas curah hujan yang tinggi, telah menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur wisata setempat. Tujuh unit sepeda motor yang terparkir di area view point menjadi korban tertimbun material longsor. Rabu (25/2/2026).
Menurut Endrip Wahyutama, Humas Taman Nasional Balai Besar Bromo (TNBTS), tanah longsor terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.
“Kami melaporkan bahwa longsor terjadi di ruas jalan sekitar view point Bukit Kedaluh, dengan dimensi perkiraan 15 x 10 meter, sehingga akses jalan terblokir dan berpotensi mengganggu aktivitas wisata di area tersebut,” ujarnya.
Proses evakuasi di lokasi longsor telah membuahkan hasil, dengan lima dari tujuh unit sepeda motor yang digunakan untuk jasa wisata telah berhasil dikeluarkan dari area yang terkena dampak longsor.
“Dua sepeda motor lainnya masih belum dapat dievakuasi karena terkendala kondisi medan yang sulit dan masih adanya material longsor yang belum dibersihkan," pungkasnya.
Tim gabungan dari Resort Wilayah Gunung Penanjakan, pelaku jasa wisata, dan warga setempat saat ini sedang berada di lokasi longsor, melakukan pengawasan dan penanganan lebih lanjut untuk memastikan keselamatan dan memulihkan akses jalan yang terblokir.
Sementara itu, peralatan berat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jawa Timur, termasuk excavator dan dump truck, sedang dalam perjalanan menuju lokasi longsor untuk mempercepat proses evakuasi material longsor dan penanganan dampak longsor, sehingga akses jalan dapat segera dipulihkan dan aktivitas wisata dapat kembali normal.
"Untuk percepatan penanganan longsor dan evakuasi, kami telah mengupayakan pengiriman alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Timur ke lokasi kejadian guna memperlancar proses pembersihan material longsor dan memulihkan akses jalan," tutupnya. (**)
Sumber: beritasatu.com
Penulis: Paskalis Arakat, Mahasiswa Magang Unitri.
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

