Bringas! Gangster di Gresik Bawa Sajam Keroyok dan Rampas Handphone Warga

Mereka melakukan konvoi dan melakukan pengeroyokan disertai perampasan handphone di dua titik lokasi Kecamatan Dukun dan Panceng. Polisi tengah memburu para pelaku.

05 Jan 2026 - 20:16
Bringas! Gangster di Gresik Bawa Sajam Keroyok dan Rampas Handphone Warga
Foto: Tangkapan layar video viral pengeroyokan gangster di Gresik. (Foto: Istimewa)

GRESIK, SJP - Sekelompok gangster kembali berulah dan membuat resah warga Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Mereka melakukan konvoi dan melakukan pengeroyokan disertai perampasan handphone di dua titik lokasi Kecamatan Dukun dan Panceng, Minggu (4/1/2026) dini hari.

Salah seorang warga bernama Ahmad Zaki Syarifuddin (22), yang hendak membeli nasi goreng mengalami luka bacok dan babak belur akibat kebringasan gangster tersebut. Aksi tersebut terekam kamera CCTV hingga viral di media sosial.

Informasi yang dihimpun, kejadian pengeroyokan sekelompok gangster itu terjadi sekira pukul 01.30 WIB.

Saat korban hendak masuk ke warung nasi goreng, tiba-tiba belasan orang tak dikenal dengan melakukan konvoi dengan jumlah kendaraan sebanyak 10 sepeda motor.

Para pelaku kemudian turun dan langsung menarik pakaian korban yang sedang membeli nasi goreng.

Korban dipukuli secara brutal oleh para pelaku dan dipaksa melucuti pakaian bagian atas hingga telanjang dada. Tidak berhenti di situ, para pelaku juga merampas handphone korban.

Handphone penjual nasi goreng dan pembeli lainnya juga turut dirampas oleh rombongan gangster tersebut. Korban mengalami luka robek di bagian kepala hingga harus mendapatkan delapan jahitan, memar pada mata kiri, lecet di pipi kiri, serta memar di tangan kiri. 

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Panceng untuk mendapatkan perawatan medis sebelum melaporkan kejadian tersebut ke polisi. 

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, mengungkap di waktu yang serupa, sekelompok gangster juga melukai seorang warga menggunakan parang di Desa Dukun, Kecamatan Dukun.

Petugas menyebut sementara telah mengamankan enam orang yang berstatus saksi dalam pendalaman lebih lanjut. 

"Dimalam itu ada dua kejadian, pertama rombongan konvoi melakukan aksinya di daerah Dukun dan Panceng. Dimana di Panceng korban dikeroyok dibacok dan diambil handphone nya," pungkas dia, saat dikonfirmasi Senin (5/1/2026). (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow