BPOM Bagikan Tips Pilih Jajanan Lebaran
BPOM Kediri memberikan tips kepada masyarakat tentang memilih jajanan lebaran yang disuguhkan kepada tamu saat Hari Raya Idul Fitri 2025/1146 H.
BLITAR, SJP - Menjelang Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2025/1446 H, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kediri membagikan tips cara memilih jajanan Lebaran.
Sejak jauh-jauh hari, BPOM Kediri sudah mengimbau masyarakat agar lebih teliti dan jeli saat membeli makanan minuman untuk kebutuhan Lebaran.
Hal ini dikatakan oleh Ahli Muda Pengawas Farmasi dan Makanan, BPOM Kediri, Tito Veriyanto, usai menjadi narasumber di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar.
Ia mengingatkan masyarakat jika menemui ada produk makanan minuman mencurigakan agar tidak dibeli. Jika terlanjur dibeli diharapkan agar mengganti dengan yang baru.
"Harus jeli dan teliti, karena sudah menjadi tradisi saat lebaran masyarakat menjamu tamu dengan berbagai jenis makanan minuman," kata dia, Ahad (23/3/2025).
Dia menyebut masyarakat harus mewaspadai penjualan jajanan kering ataupun basah. Hal ini penting diperhatikan, agar tidak terjadi keracunan.
Cara mudah membedakan makanan yang higienis dan berpengawet menurutnya cukup mudah. Mulai dari warna jajanan yang terlalu cerah, mencolok dan tidak natural.
Kemudian, soal bau seperti apek atau basi sudah menjadi tanda bahwa makanan tersebut berpengawet dan ada campuran bahan kimia.
Dicontohkannya, jika makanan mengandung rodhamin berlebihan bisa membahayakan kesehatan tubuh.
"Seperti kasus makanan ringan kedaluwarsa di Kediri beberapa waktu lalu, yang mana penjual mengelabuhi pembeli dengan menjual jajanan murah. Padahal itu sudah tidak layak konsumsi, masyarakat juga jangan sampai tergiur dengan harga yang murah," jelasnya.
Pada momen jelang Lebaran ini, pihaknya gencar melakukan sosialisasi dan sidak. Mulai dari jajanan basah di pasar, takjil hingga kue kering. (*)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

