Bertemu Penyu dan Alam yang Masih Murni di Pantai Sukamade Banyuwangi
BANYUWANGI, SJP – Jika Anda mencari wisata alam yang tak sekadar indah, tapi juga memberi pengalaman yang menyentuh hati, maka Pantai Sukamade di Banyuwangi adalah jawabannya. Terletak di kawasan Taman Nasional Meru Betiri, pantai ini bukan hanya surga bagi pencinta alam, tetapi juga rumah bagi penyu-penyu yang datang setiap malam untuk bertelur—pemandangan langka yang tak akan Anda temukan di tempat lain.
Bayangkan, berdiri di bawah langit bertabur bintang sambil menyaksikan penyu hijau berjalan perlahan ke pantai untuk bertelur. Atau ikut serta melepas tukik mungil menuju laut, menyaksikan langkah pertama mereka kembali ke habitat aslinya. Momen itu bukan sekadar wisata, melainkan pengalaman hidup yang tak terlupakan.
Sejarah dan Konservasi yang Menginspirasi
Pantai Sukamade sudah dikenal sejak masa kolonial Belanda pada tahun 1927. Namun kisah sejatinya dimulai ketika kawasan ini dijadikan hutan lindung pada 1972 untuk melindungi penyu dari perburuan liar. Kini, di bawah pengelolaan Unit Pengelolaan Konservasi Penyu (UPKP) sejak 2010, Sukamade menjadi simbol nyata komitmen pelestarian alam.
Setiap tahun, ribuan telur penyu dieramkan di pusat konservasi, dan pengunjung diajak untuk ikut berperan dalam proses pelepasan tukik ke laut. Inilah perpaduan sempurna antara wisata dan edukasi lingkungan.
Menuju Sukamade memang membutuhkan perjuangan. Dari pusat Banyuwangi, perjalanan sekitar 5 jam akan membawa Anda melewati hutan, jalan menanjak, hingga sungai dangkal. Namun setiap kilometer yang Anda lalui seolah membawa Anda semakin dekat dengan keindahan alam yang masih murni.
Gunakan jeep atau motor trail untuk menembus jalur offroad sejauh 30 km, dan biarkan setiap tantangan di jalan menjadi bagian dari cerita petualangan Anda. Begitu tiba, debur ombak dan udara laut yang segar akan menyambut Anda—seakan membayar lunas seluruh rasa lelah.
Terdapat aktivitas seru yang tak boleh dilewatkan jika kita berada di Sukamade.
- Menyaksikan Penyu Bertelur
Di malam hari antara pukul 19.30–24.00 WIB, Anda bisa melihat langsung proses penyu bertelur. Tanpa senter, hanya ditemani sinar bulan, Anda akan menyaksikan keajaiban alam yang begitu sunyi namun memukau. - Melepas Tukik ke Laut
Setelah 60–75 hari proses penetasan, tukik-tukik kecil dilepaskan ke pantai. Anda bisa ikut serta dalam momen haru ini dengan biaya simbolis Rp50.000 per grup. - Berburu Spot Foto dan Eksplor Alam Sekitar
Dari pasir lembut pantai hingga air terjun tersembunyi di timur kawasan, Sukamade penuh dengan spot menawan untuk diabadikan. Setiap langkah di sini seperti membuka lembar baru keindahan Banyuwangi.
Harga tiket masuk sangat terjangkau, hanya Rp10.000–Rp25.000. Bagi yang ingin menginap, tersedia penginapan dan homestay nyaman dengan harga bersahabat.
Anda juga bisa menyewa jeep seharga Rp1.500.000 (5–6 orang PP) untuk menikmati perjalanan penuh sensasi menuju pantai.
Tips Sebelum Berpetualang:
- Gunakan kendaraan offroad untuk medan ekstrem.
- Bawa obat pribadi, alat penerangan, dan bekal makanan.
- Pastikan tubuh dalam kondisi fit dan siap untuk perjalanan panjang.
Pantai Sukamade lebih dari sekadar tempat wisata. ia adalah kisah tentang perjuangan hidup penyu, keteguhan alam, dan petualangan manusia untuk menyatu dengan keduanya. (**)
Sumber : discoverbanyuwangi.com
Editor : Danu S
What's Your Reaction?

