Bertandang di Jombang Menteri Haji RI, Mochamad Irfan Yusuf: 50 Persen Jamaah Haji 2026 Sudah Berangkat ke Tanah Suci
Gus Irfan menyampaikan tidak ada kendala berarti dalam proses persiapan dan keberangkatan Jemaah Haji tahun 2026.
JOMBANG, SJP - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau yang karib disapa Gus Irfan, menyampaikan bahwa total keberangkatan jamaah haji asal Indonesia ke Tanah Suci telah mencapai 50 persen.
Hal tersebut disampaikan Gus Irfan usai melepas jamaah haji Kloter 62 dan 63 asal Jombang, Kamis (7/5/2026).
"Sudah 50% lebih, kemarin 50%. Sudah berangkat semua, saya angkanya tidak persis tapi sudah 250 kloter dan sudah hampir 50%," ujar Gus Irfan kepada wartawan, termasuk suarajatimpost.com.
Menurut Gus Irfan, tidak ada kendala berarti dalam proses persiapan maupun keberangkatan jemaah.
"Sebagian jemaah yang di Madinah sudah bergeser ke Makkah. Hari ini yang berangkat langsung ke Jeddah kemudian ke Makkah," ujarnya.
Terkait kondisi kesehatan jemaah dan proses imigrasi, Gus Irfan mengaku mendapat laporan bahwa baru satu jemaah haji yang tertolak dari Imigrasi Arab Saudi karena memiliki kasus beberapa waktu lalu.
"Kalau yang tertolak oleh Imigrasi Saudi yang masuk ke saya cuma satu. Karena dia memang punya kasus ketika beberapa waktu yang lalu," bebernya.
"Yang tertolak di Asrama Haji karena kesehatannya tidak memungkinkan, artinya tidak layak terbang, ya angka persisnya sekitar 10, kurang lebih 10 kurang," imbuhnya.
Gus Irfan sejak awal mewanti-wanti calon jemaah agar menjaga kesehatan sehingga bisa lolos dari hambatan saat berangkat ibadah ke Tanah Suci.
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia juga tengah membentuk satuan tugas (Satgas) bersama Kepolisian Republik Indonesia dan Imigrasi Indonesia.
"Fungsinya untuk mencegah ada haji-haji yang tidak melalui prosedur yang benar. Daripada di sana terlunta-lunta, dikejar-kejar kepolisian, tidak bisa menjalankan ibadah haji, kita cegah di sini," terang Gus Irfan.
Hasil deteksi jamaah haji ilegal, pihaknya mendapati tidak kurang dari 100 jemaah yang tertahan di sejumlah bandara. Angka tersebut jauh menurun dibanding musim haji tahun 2025 lalu.
"Tahun ini alhamdulillah sudah turun banget, turun banyak. Total selama sampai hari ini mungkin belum sampai 100. Tahun lalu di musim haji itu total lebih dari 1.000 yang tertahan di bandara-bandara kita," jelasnya.
"Tolonglah, kasihan mereka. Jangan sampai tertipu oleh iming-iming haji tanpa antre. Prinsipnya tidak ada, haji tanpa antre itu tidak ada," pungkas Gus Irfan. (*)
Editor: Syaiful Aries
What's Your Reaction?

