Perluas Peran, Imigrasi Blitar Gandeng Dinkes dan UIN Tulungagung

Kerja sama dengan pihak perguruan tinggi dilakukan untuk memperkuat peningkatan sumber daya manusia sekaligus memperluas edukasi keimigrasian kepada mahasiswa.

07 May 2026 - 15:11
Perluas Peran, Imigrasi Blitar Gandeng Dinkes dan UIN Tulungagung
Layanan cek kesehatan gratis bagi pemohon paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar. (Foto : Ninda Kinanti/SJP)

BLITAR, SJP – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mulai memperluas perannya di tengah masyarakat. Tidak hanya berfokus pada pelayanan paspor dan dokumen perjalanan ke luar negeri, Imigrasi kini merambah sektor edukasi publik hingga layanan kesehatan.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Kantor Imigrasi Blitar dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar serta UIN Sayyid Ali Rahmatullah (SATU) Tulungagung.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, mengatakan bahwa kerja sama dengan pihak perguruan tinggi dilakukan untuk memperkuat peningkatan sumber daya manusia sekaligus memperluas edukasi keimigrasian kepada mahasiswa.

"Mahasiswa nantinya bisa mendapatkan sosialisasi tentang keimigrasian, termasuk edukasi terkait bahaya TPPO dan TPPM bersama mahasiswa yang sedang KKN," kata Novianto, Kamis (7/5/2026).

Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan pembekalan dan edukasi mengenai berbagai persoalan keimigrasian yang saat ini marak terjadi di masyarakat.

Sementara itu, kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar difokuskan pada pelayanan langsung kepada masyarakat. Salah satunya dengan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pemohon paspor di Kantor Imigrasi Blitar.

"Imigrasi tidak hanya memberikan layanan keimigrasian saja, tetapi juga memberikan bentuk pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Aditya Nursanto, menuturkan bahwa kerja sama dengan UIN SATU Tulungagung juga berkaitan dengan pelayanan terhadap warga negara asing yang sedang menempuh pendidikan di kampus tersebut.

Menurutnya, saat ini terdapat sejumlah mahasiswa asing asal Thailand yang berkuliah di UIN Tulungagung.

"Ada beberapa warga negara asing yang kuliah di sana, jumlahnya kurang dari 10 orang. Nantinya kerja sama ini juga untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada mahasiswa yang sedang belajar di sana," jelas Aditya.

Ia menyebutkan, kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi langkah baru bagi Imigrasi Blitar sejak kantor tersebut berdiri 23 tahun lalu.

"Ini bagian dari arahan pimpinan Direktorat Jenderal Imigrasi melalui slogan Imigrasi untuk Rakyat. Ada beberapa program kerja yang harus dijalankan dan ini bentuk respons kami," pungkasnya.

Sebagai informasi, wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mencakup tiga wilayah administratif di Jawa Timur, yaitu Kota Blitar, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Tulungagung. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow