Beduk Terbesar di Mojokerto Ada di Masjid Darussalam, Butuh 30 Orang untuk Mengangkat

Lokasi masjid ini berada di Jalan Raya Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto

02 Mar 2025 - 13:33
Beduk Terbesar di Mojokerto Ada di Masjid Darussalam, Butuh 30 Orang untuk Mengangkat
Beduk raksasa di Masjid Darussalam, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. (Syaiful/SJP)

MOJOKERTO, SJP – Masjid dan musala menjadi tempat favorit ketika bulan suci Ramadan. Masyarakat kerap memilih masjid sebagai tempat ternyaman untuk menunggu waktu salat dan menunggu waktu berbuka puasa.

Namun tak ayal, masyarakat cenderung memilih masjid ternyaman untuk disinggahi. Tidak hanya nyaman, kadang masjid yang unik juga menjadi pilihan untuk singgah. Masjid yang berada di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto contohnya.

Masjid Darussalam yang berloaksi di Jalan Raya Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto itu memiliki keunikan tersendiri. Selain bangunan yang megah serta halaman yang luas, masjid ini dihiasi oleh beduk berukuran jumbo.

Takmir Masjid Darussalam, Irwan mengatakan, beduk tersebut merupakan yang terbesar di Kabupaten Mojokerto. Bobotnya mencapai 560 kilogram. Diameternya 2,2 meter. Panjangnya 3,5 meter. Beduk raksasa itu terbuat dari bahan kayu jati setebal 3,5 sentimeter.

Sedangkan kulit binatang yang digunakan pada bagian penutup tabung beduk terbuat dari kulit sapi. Namun kulit tersebut bukan berasal dari sapi sembarangan. Dibutuhkan seekor sapi yang sangat besar untuk mendapatkan kulit seluas itu.

"Untuk kulitnya, butuh dua ekor sapi. Masing-masing sapi minimal bobotnya 1,2 ton untuk bisa mengaver kedua permukaan beduk," terang Irwan, Ahad (2/3/2025).

Menurut Irwan, karena ukuran yang besar serta bobot yang sangat berat, sehingga untuk memindahkan beduk raksasa itu butuh tenaga dari 30 orang untuk mengangkatnya. Pemindahan beduk pernah dilakukan dan memerlukan puluhan orang.

"Insyaallah beduk ini yang terbesar. Untuk proses pindahnya saja butuh sekitar 30 orang,” terangnya.

Irwan mengungkapkan, pihaknya sengaja memesan beduk berukuran raksasa. Hal itu untuk menyesuaikan dengan ukuran masjid yang juga besar. Dengan demikian, Masjid Darussalam diharapkan dapat menjadi destinasi wisata religi di Mojokerto.

"Beduk sebelumnya kami kira terlalu kecil bila tetap dipasang. Apalagi masjid ini akan dijadikan destinasi wisata religi. Harapannya, beduk ini bisa menjadi ikon karena masjid ini masjid kabupaten,” tandasnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow