Baznas Nganjuk Siapkan Bantuan Rp20 Juta untuk Perbaikan Rutilahu Lansia di Kampungbaru
Baznas Nganjuk mengalokasikan bantuan stimulan Rp20 juta untuk perbaikan rumah tidak layak huni milik lansia di Desa Kampungbaru. Pemerintah desa siap mendukung melalui gotong royong warga.
NGANJUK, SJP – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nganjuk menyiapkan bantuan stimulan senilai Rp20 juta untuk perbaikan rumah milik Supriadi, seorang lansia warga Dusun Koripan, Desa Kampungbaru, yang kondisinya dinilai tidak layak huni.
Bantuan tersebut diberikan setelah tim Baznas bersama Pemerintah Desa Kampungbaru melakukan peninjauan langsung ke lokasi, guna memverifikasi kondisi rumah yang mengalami kerusakan pada sejumlah bagian bangunan.
Rumah yang ditempati Supriadi diketahui memiliki kondisi yang memprihatinkan. Beberapa bagian bangunan terlihat rapuh, atap mengalami kebocoran, dinding mengalami keretakan, dan lantai rumah masih berupa tanah sehingga dinilai memerlukan penanganan segera demi menjamin keselamatan serta kenyamanan penghuninya.
Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk, Zainal Arifin, mengatakan pihaknya bergerak cepat melakukan survei lapangan setelah menerima informasi mengenai kondisi rumah tersebut.
"Sesuai arahan, kami langsung melihat kondisi di lapangan. Dengan mempertimbangkan kemampuan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang tersedia, bantuan stimulan yang dapat kami maksimalkan sebesar Rp20 juta per unit dan difokuskan untuk kebutuhan material bangunan," ujarnya, Senin (15/6/2026).
Menurut Zainal, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Baznas terhadap masyarakat kurang mampu yang membutuhkan dukungan untuk memperoleh hunian yang lebih layak.
Sementara itu, Kepala Desa Kampungbaru, Susilo Dwi Prasetyo, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Baznas dalam menindaklanjuti laporan mengenai kondisi warganya.
"Kami atas nama Pemerintah Desa Kampungbaru dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Baznas Nganjuk. Setelah menerima informasi, tim langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi riil warga kami, Mbah Supriadi," katanya.
Susilo menilai kolaborasi antara pemerintah desa dan Baznas menjadi salah satu langkah penting dalam membantu masyarakat yang masih menghadapi persoalan kemiskinan dan keterbatasan akses terhadap hunian yang layak.
Ia menjelaskan, kondisi rumah Supriadi memang telah lama menjadi perhatian pemerintah desa karena sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan penghuninya apabila tidak segera diperbaiki.
Menindaklanjuti bantuan yang diberikan Baznas, Pemerintah Desa Kampungbaru menyatakan siap mendampingi proses pelaksanaan program tersebut. Selain itu, pemerintah desa juga akan mengajak masyarakat untuk bergotong royong membantu proses perbaikan rumah.
"Bantuan ini merupakan stimulan yang sangat berarti. Kami siap mendampingi dan menggerakkan warga untuk bergotong royong agar rumah Mbah Supriadi dapat menjadi hunian yang lebih sehat, aman, dan layak ditempati," tambah Susilo. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

